Berita Terbaru :
Diduga Puluhan Santrinya Positif Covid 19, Pengurus Tutup Sementara Pondok Al-Mubtadiin
Terjaring Operasi Masker, Para Pelanggar Diberikan Pilihan Hukumannya Setelah Diceramahi Camat
Meski Panen Raya, Petani Garam Masih Merugi Karena Hujan yang Masih Turun
Kepala Pusjarah Polri Kunjungi Monument Brimob Bukti Menghalau Belanda Tahun 1949
Hari PMI, Sugiri Bagi Bagi Masker dan Susu Telor
Ipong Muchlissoni Temu Komunitas Pemuda Milenial
Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid
Warga Digegerkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Sawah Belakang Puskesmas
78 Bangunan Semi Permanen Tanpa Izin Dirubuhkan
Siswi Berhenti Sekolah Karena Tidak Punya HP
Tak Menguanakan Masker Dengan Benar, Puluhan Awak Bus Jalani Sanksi Sosial
Empat Pj Orkes Dangdut Viral Diberi Sanksi Berlapis
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Berhasil Diamanakan Oleh Tim Gabungan Covid Hunter
Diduga Rem Blong, Truk Tronton Sasak 4 Rumah di Jalur Wisata Bromo
Gudang Mesin Jahit Jalan Veteran Surabaya Ludes Dilalap Api
   

Dicecar Pertanyaan Terkait Penggeledahan KPK, Walikota Malang Katakan Tidak Tahu
Peristiwa  Rabu, 09-08-2017 | 23:49 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Ternyata tidak hanya Sekda Pemkot Malang yang bungkam atas pertanyaan awak media yang sudah menunggu sejak pagi hari itu, melainkan Walikota Malang yang sudah diperiksa penyidik di ruangannya turut bungkam.

Penyidik KPK mendatangi Pemkot Malang, tentunya memiliki alasan kuat untuk memeriksa korupsi yang dilakukan di tubuh Pemerintah Kota Malang, namun hal itu tidak dilontarkan dari mulut Walikota Malang, Abah Anton.

Hingga kini, awak media yang memberitakan terkait penggeledahan juga masih mengambang dan belum jelas pemeriksaan dan penggeledahan penyidik KPK terkait masalah korupsi apa.

Ditanya terkait penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK sejak Rabu pagi, Walikota Malang, Moch Anton, usai penggeledahan dicecar beberapa pertanyaan oleh awak media, menyatakan dirinya tidak mendapatkan pertanyaan dan hanya menyaksikan berkas-berkas diambil oleh penyidik.

Namun, dugaan kuat, pemeriksaan dan penggeledahan di setiap ruangan yang berhubungan atas kasus tersebut, terkait APBD pada tahun 2015 lalu, yang dirasa banyak pelanggaran di dalamnya.

Namun, kabar sebelumnya juga dihembus awak media, terkait pembangunan Jembatan Kedung Kandang, dengan pengusaha besar sudah menggelontorkan dana di awal sebelum adanya proyek pembangunan yang telah melapor ke KPK.

Kini, dua koper berisi berkas yang belum diketahui terkait korupsi apa, dibawa oleh penyidik KPK untuk diselidiki dan bisa menetapkan sebagai tersangka nantinya.(end)



Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Seorang Kontraktor di Tulungagung

Tim KPK Geledah Ruang Ketua DPRD Tulungagung

Kini Giliran Rumah Kabid Bina Marga PU Digeledah KPK

Dicecar Pertanyaan Terkait Penggeledahan KPK, Walikota Malang Katakan Tidak Tahu
Berita Terpopuler
Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Peristiwa  8 jam

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Sasak 4 Rumah di Jalur Wisata Bromo
Peristiwa  6 jam

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis
Metropolis  6 jam

Gudang Mesin Jahit Jalan Veteran Surabaya Ludes Dilalap Api
Metropolis  6 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber