Berita Terbaru :
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
   

Dicecar Pertanyaan Terkait Penggeledahan KPK, Walikota Malang Katakan Tidak Tahu
Peristiwa  Rabu, 09-08-2017 | 23:49 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Ternyata tidak hanya Sekda Pemkot Malang yang bungkam atas pertanyaan awak media yang sudah menunggu sejak pagi hari itu, melainkan Walikota Malang yang sudah diperiksa penyidik di ruangannya turut bungkam.

Penyidik KPK mendatangi Pemkot Malang, tentunya memiliki alasan kuat untuk memeriksa korupsi yang dilakukan di tubuh Pemerintah Kota Malang, namun hal itu tidak dilontarkan dari mulut Walikota Malang, Abah Anton.

Hingga kini, awak media yang memberitakan terkait penggeledahan juga masih mengambang dan belum jelas pemeriksaan dan penggeledahan penyidik KPK terkait masalah korupsi apa.

Ditanya terkait penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK sejak Rabu pagi, Walikota Malang, Moch Anton, usai penggeledahan dicecar beberapa pertanyaan oleh awak media, menyatakan dirinya tidak mendapatkan pertanyaan dan hanya menyaksikan berkas-berkas diambil oleh penyidik.

Namun, dugaan kuat, pemeriksaan dan penggeledahan di setiap ruangan yang berhubungan atas kasus tersebut, terkait APBD pada tahun 2015 lalu, yang dirasa banyak pelanggaran di dalamnya.

Namun, kabar sebelumnya juga dihembus awak media, terkait pembangunan Jembatan Kedung Kandang, dengan pengusaha besar sudah menggelontorkan dana di awal sebelum adanya proyek pembangunan yang telah melapor ke KPK.

Kini, dua koper berisi berkas yang belum diketahui terkait korupsi apa, dibawa oleh penyidik KPK untuk diselidiki dan bisa menetapkan sebagai tersangka nantinya.(end)



Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Seorang Kontraktor di Tulungagung

Tim KPK Geledah Ruang Ketua DPRD Tulungagung

Kini Giliran Rumah Kabid Bina Marga PU Digeledah KPK

Dicecar Pertanyaan Terkait Penggeledahan KPK, Walikota Malang Katakan Tidak Tahu
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  10 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  8 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  5 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber