Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Life Style 

Konsep yang tengah dikembangkan ini diharapkan bisa dikenal meluas tidak hanya pasar lokal, melainkan pasar internasional. Seiring dijadikannya lokasi perkampungan Peneleh sebagai kampung wisata sejarah di Surabaya.
Bangkitkan Nuansa Herritage untuk Tingkatkan Omset Jualan Jamu
Senin, 07-08-2017 | 16:11
Oleh : Edwin Jaka
Surabaya pojokpitu.com, Minuman tradisional jamu kian berinovasi dalam pemasaran produk. Itu dilakukan para pengusaha start-up dengan membangkitkan pemasaran jamu berbalut nuansa heritage, untuk membidik pasar usia muda di Surabaya.

Seperti yang dilakukan oleh pengusaha start-up Jamu Oemah Lodji Surabaya. Pengembangan pemasaran dengan menyulap nuansa lokasi usaha layaknya sebuah cafe ini, sebagai bagaian dari upaya membidik pasar konsumen usia muda.

Dengan menawarkan produk jamu sinom, beras kencur, dan pokak, Oemah Lodji memilih kawasan heritage perkampungan Peneleh Surabaya sebagai base penjualan produk yang dibuat dan didatangkan langsung dari Jombang.

Mengawali modal usaha serta biaya produksi sebesar Rp 500 ribu di tahun 2014 lalu. Oemah Lodji sukses menempatkan produk jamu sebagai salah satu minuman herritage yang digemari konsumen lintas usia.

Dalam sehari, Oemah Lodji mampu memproduksi masing-masing 20 liter jamu. Namun untuk penjualan harga yang ditawarkan cukup berbeda, antara penjualan yang ada di wilayah Jombang dan Surabaya.

Pasalnya, pihak manajemen membidik potensi pasar yang berkaitan dengan kemasan produk. Di wilayah Pasar Jombang, misalnya. Penjualan jamu siap minum ini dikemas dalam bentuk botol sekitar 600 mili liter, dihargai Rp 8 ribu setiap kemasannya.

Sementara, untuk Pasar Surabaya, dengan konsep cafe heritage kemasan jamu dijual dengan kemasan botol kaca sekitar 330 mililiter dengan harga Rp 10 ribu per kemasan.

Dengan konsep ini, dikatakan Achmad Fadly, owner Oemah Lodji, penyediaan bahan baku menjadi perhatian utama, untuk tetap mempertahankan cita rasa jamu asli, meski konsep kemasan kekinian.(end)

Berita Terkait


Dewan Minta Dinkes Perketat Pengawasan Jamu Ilegal

Polisi Ringkus Penjual Jamu Ilegal

Berbahan Herbal, Jamu Instan Ini Bikin Sehat Tubuh

Bangkitkan Nuansa Herritage untuk Tingkatkan Omset Jualan Jamu


Mantan TKI Ini Suskes Budi Daya Jamur Tiram, Omzet Per Bulan Rp 150 Juta

Bangkitkan Nuansa Herritage untuk Tingkatkan Omset Jualan Jamu

Jamu Sriwijaya FC Persegres Terusir Dari Kandangnya

Ratusan Ekstasi dan Jamu Ilegal Dimusnahkan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber