Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pemkot Eksekusi Lahan Terakhir Frontage Road Ahmad Yani
Selasa, 01-08-2017 | 11:08 wib
Oleh : Edwin Jaka
Surabaya pojokpitu.com, Proses kelanjutan Frontage Road Jalan Ahmad Yani Surabaya terus berlanjut. Hari ini, Pemerintah Kota Surabaya mengeksekusi 4 lahan terakhir milik warga di Jalan Jemur Gayungan II Surabaya.

Dua alat berat diturunkan untuk merobohkan dua bangunan rumah. Itu dilakukan setelah petugas Panitera Pengadilan Negeri Surabaya membacakan Surat Putusan Eksekusi Lahan.

"Untuk ganti rugi sudah dibayarkan. Ada yang hari ini tengah diproses untuk pencairan juga," terang Erna Purnawati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya.

Ia menyatakan, ekseksui empat lahan tersebut bagian dari enam lahan yang tengah dilakukan pada hari ini dan besok. Dua diantaranya di kawasan Wiyung."Sekalian juga sama MERR," imbuh Erna

Sementara, dalam proses pembebasan lahan tersebut Pemkot sudah mengeluarkan anggaran mencapai Rp. 41 miliar. Dana tersebut dititipkan di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Jadi warga yang sudah setuju dengan angka pembebasan lahan sudah bisa memproses pencairannya," kata pejabat berjilbab dan berkacmata ini. (win/pul)

Berita Terkait


Usai YKP, Pemkot Incar Tanah 7 Hektar di Kebraon

Setelah 99 Hari Zainal Abidin Bersama M Soufis Subri Menjabat, Begini Hasilnya

Pemkot Surabaya Siapkan Konsep Revitalisasi Kawasan Peneleh

Bukti Pengawasan Pemkot Lemah, Proyek Basemant Balai Pemuda Tidak Terapkan Safety Pekerja


Gagal Disewa Pihak Ke Tiga, Pemkot Sewakan Gedung Hi-Tech Mall Senilai Rp. 18,5 M

Eksekusi Lahan Pemkot, Warga Dukuh Kupang Melawan

Pemkot Berencana Lakukan Pengadaan Laptop SD-SMP

YLPK Jatim Minta Pemkot Surabaya Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber