Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

PN Tolak Gugatan Warga Terkait Sengketa Lahan Eks-Perkebunan Kaligentong
Kamis, 27-07-2017 | 17:03 wib
Oleh : Agus Bondan, Muhammad Imron Danu
Tulungagung pojokpitu.com, Ratusan warga dari lima desa di Kabupaten Tulungagung bagian selatan, hari ini kembali mengawal jalannya persidangan gugatan perdata terkait sengketa lahan eks perkebunan Kaligentong yang kembali digelar di Pengadilan Negeri Tulungagung.

Para warga berasal dari Kecamatan Pucanglaban, Kalidawir, Tanggung Gunung  Kabupaten Tulungagung hadir untuk mendengarkan putusan sidang yang telah berjalan sejak bulan Februari lalu.

Setelah menjalani beberapa kali persidangan, akhirnya hari ini menemui titik akhir setelah Pengadilan Negeri Tulungagung memutuskan menolak gugatan warga. Dalam persidangan, hakim menyatakan, tanah obyek sengketa Perkebunan Kaligentong telah terdaftar dan tercatat sebagai tanah milik negara atau TNI Angkatan Darat atau Kodam Brawijaya , seluas 1431,11 hektar.

Eggi Sujana, kuasa hukum penggugat, mengatakan, "Atas putusan majelis, dirinya sebagai kuasa hukum akan mengajukan upaya hukum banding terhadap putusan majelis, karena dinilai majelis hakim memutuskan secara sepihak."

Atas putusan ini, sedikitnya ada 800 kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggalnya yang selama berpuluh-puluh tahun ditempati . Mereka harus mengosongkan lahan perkebunan eks Kaligentong.(end)

Berita Terkait


Sengketa Lahan Tol, Warga Bandungan Bakal Berakhir Minggu Depan

PN Tolak Gugatan Warga Terkait Sengketa Lahan Eks-Perkebunan Kaligentong

Sengketa Lahan Waduk, Risma Diminta Patuhi Putusan MA

Pemkot Tolak Beri Ganti Rugi, Pemilik Lahan Tutup Jalan


Sengketa Lahan Tol Ngawi-Kertosono, 3 Warga Tunggu Putusan MA

Warga Demo Tuntut Putusan Kasus Sengketa Lahan

Warga Demo Tuntut Putusan Kasus Sengketa Lahan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber