Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Pengusaha SPBU Siap Kembali Jual BBM Premium
Kamis, 27-07-2017 | 10:20 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Himpunan Pengusaha Swasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Jawa Timur menyetujui adanya aturan Kementrian ESDM yang mengatur kewajiban SPBU dalam menjual premium.

Revisi aturan tersebut saat ini telah masuk dalam tahap final Perpres nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Sehingga pengusaha SPBU tidak berani mengambil langkah lain, selain sejalan dengan pemerintah.

Diakui Ketua Hiswana Migas Jatim, Rahmad Muhammadiyah, sebagai pengusaha SPBU, menjual premium berarti siap menerima margin keuntungan lebih rendah dibandingkan dengan menjual BBM non subsidi seperti jenis pertalite dan pertamax yang jelas-jelas angka keuntungannya lebih tinggi. Sehingga pilihan SPBU untuk tidak menjual BBM jenis premium dinilai wajar lantaran tipisnya keuntungan yang didapat.

Di Jatim sendiri, sudah ada 5 persen SPBU dari total SPBU di Jatim sebanyak 851, yang berhenti menjual Bbm jenis premium dengan dalih menurunnya permintaan premium, sebagai kompensasi adanya BBM jenis pertalite sejak pertengahan 2015 lalu.

"Menurunnya permintaan premium dinilai wajar mengingat saat ini angka permintaan pertalite naik hingga lebih dari 100 persen, berbanding terbalik dengan angka permintaan premium yang terus menurun. Bahkan penurunannya hampir menyentuh 50 persen. Hal itu, lantaran masyarakat mulai menyadari kebutuhan mesin kendaraan adalah BBM dengan ron 90, bukan lagi ron 88 seperti BBM jenis premium," tutur Rahmad Muhammadiyah.

Revisi Perpres membuat pengusaha SPBU saat ini siap kembali menjual BBM jenis premium. Namun pihaknya masih berharap, SPBU yang menjual BBM jenis premium adalah BBM yang secara khusus ditunjuk untuk menjual, bukan seluruhnya.

Kalau pun seluruh SPBU di Jatim wajib menerapkan aturan tersebut, Hiswana Migas tetap akan patuh pada aturan yang berlaku. Bahkan pihaknya memastikan tidak akan menjual BBM premium dengan stok terbatas untuk membatasi penjualan.

Sebelumnya, pada pertengahan tahun lalu, Pertamina memperbolehkan SPBU tidak lagi menjual BBM jenis premium jika di lapangan permintaan premium sangat rendah akibat keberadaan pertalite. Namun aturan tersebut kini diubah lantaran banyaknya masyarakat yang mengeluh tentang keterbatasan stok premium di SPBU tertentu.(end)

Berita Terkait


Korban Tewas SPBU Brebek Ternyata Warga Magetan

Dua Korban SPBU Brebek Dirujuk ke RSU dr Soetomo

Tiga Korban Luka Bakar Dirawat RS Royal Rungkut

Identitas Korban Tewas Akibat Kebakaran SPBU, Belum Diketahui


Peringati Hari Kartini, Petugas SPBU Pakai Busana Tradisional

Mobil Pick Up Terbakar di SPBU Setelah Mengisi Bensin

Korban Tewas SPBU Brebek Ternyata Warga Magetan

Dua Korban SPBU Brebek Dirujuk ke RSU dr Soetomo
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber