Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Demi melestarikan tradisi yang mulai tenggelam, sejumlah warga pecinta budaya di Jombang menggelar tradisi ujung bebas. Dalam seni ini secara bergantian pemain menerima cambukan sebuah kayu rotan. Foto Saiful
CRAS..Atraksi Seni Ujung Bebas di Jombang
Jum'at, 14-07-2017 | 19:27
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Pagelaran seni ujung di Dusun Banjarsari Desa Bareng Kecamatan Bareng berbeda dari sejumlah pagelaran sebelumnya. Permainan ini disebut ujung bebas. Pasalnya pemain bisa menyerang lawan tandingnya tanpa penghalang apapun. Selain itu, untuk menentukan siapa yang mencambuk lebih dahulu, diundi melalui suit.


Permainan ini seolah terjadi penyiksaan. Sebab pada saat lawan bersiap-siap mencambuk, pemain hanya diam menyerahkan tubuhnya dicambuk lawan dengan rotan sekuat tenaga. Namun setelah cambukan mendarat di punggungnya, pemain malah menari dan berjoget seakan tidak merasa sakit.
 
Minardi salah satu pemain ujung mengakui, setiap pasang pemain melakukan cambukan terhadap lawan sebanyak tiga kali secara bergantian. Dalam permainan ini cambukan yang diperbolehkan hanya sebatas dada ke bawah hingga perut.

"Tidak jarang pemain mendapat luka cukup dalam. Meskipun merasakan sakit mereka mengaku senang masih bisa melestarikan tradisi warisan nenek moyang," kata Minardi.

Samiaji panitia mengatakan permainan ujung ini berbeda dengan permainan ujung biasa. Pada pemain biasa, dua pemain juga membawa rotan untuk menangkis cambukan lawan. Tetapi dalam ujung bebas ini, pemain yang mendapat giliran dicambuk harus diam tidak boleh melakukan perlawanan.
 
Meskipun tampak terjadi penyiksaan, namun pemandangan seperti inilah yang menjadi tontonan warga.  Setiap  kali  digelar seni ujung, selalu dipenuhi penonton. (pul)
 

Berita Terkait


Kembalikan Fungsi Trotoar, Dishub Tertibkan Becak Parkir Sembarangan

CRAS..Atraksi Seni Ujung Bebas di Jombang

Wisata Religi Masjid Tiban Babussalam, Peninggalan Syeh Maulana Ishaq

Bangunan Semi Permanen PKL Ditertibkan Satpol PP


Jelang Penertiban, Pedagang Kayu Dupak Bongkar Sendiri Lapaknya

Wisata Religi Masjid Tiban Babussalam, Peninggalan Syeh Maulana Ishaq

Mangkir Pembahasan Penertiban di Dewan, Satpol PP Dilaporkan ke Inspektorat

DPRD : Penertiban PKL Harus Ada Solusi Tempat Baru
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber