Berita Terbaru :
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
Sebanyak 24 Warga Yang Kontak Fisik Dengan Orang Positif Virus Corona Diisolasi
   

Polisi Kembali Gelar Olah TKP Pembunuhan Sopir Taksi Blue Bird
Peristiwa  Selasa, 21-04-2015 | 20:55 wib
Reporter : Fakhrurrozi
pojokpitu.com, Kasus pembunuhan sopir taksi blue bird di Jalan Kalisosok Surabaya, Senin malam kemarin mendapat perhatian serius dari Polrestabes Surabaya. Meski telah melakukan olah TKP, Selasa (21/4) siang tadi, Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali menggelar olah TKP ulang di lokasi kejadian.

Motif pembunuhan masih buram. Akibatanya, polisi melakukan lagi olah TKP. Polisi berharap, dalam olah TKP ini dapat menemukan barang bukti tambahan agar bisa mengungkap pembunuhan sopir asal Karanganyar, Kwanyar, Bangkalan Madura ini.

Dari hasil 2 kali olah TKP ini, polisi menduga motif pembunuhan sopir taksi ini berlatar belakang balas dendam pribadi. Hal ini dikarenakan tidak ada barang milik korban yang hilang.

"Iya motif pembunuhan sopir taksi ini masih buram. Hal ini dikarenakan dari hasil olah TKP sementara, pihaknya belum menemukan tambahan alat bukti yang ditinggalkan oleh pelaku di lokasi kejadian," kata AKP Agung Pribadi, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Namun, dugaan sementara, pembunuhan ini dilakukan oleh satu orang dan dilatarbelakangi oleh dendam. Dugaan ini menguat lantaran barang-barang pribadi milik korban, tidak ada yang hilang, termasuk uang setoran taksi sebesar Rp 500 ribu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin malam, warga di sekitar eks penjara Kalisosok Surabaya, digemparkan dengan peristiwa pembunuhan sopir taksi blue bird. M. Rusdi, sopir taksi berlambung QQ 318 ini, ditemukan tewas di samping gedung tua, tak jauh dari taksinya. Saat ditemukan, ia dalam kondisi tewas dengan luka gorok di leher, dengan kondisi mesin taksi menyala dan argometer masih berjalan.(ern)


Berita Terkait

Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Areal Perkebunan Sengon dan Tebu Diduga Korban Pembunuhan

Rekontruksi Pembunuhan Ibu Kos, Tersangka Peragakan 62 Adegan

Pasien Gangguan Jiwa Bunuh Temannya Sendiri
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  12 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  11 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  11 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber