Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Mlaku - Mlaku 

Sejumlah arena satwa menjadi kunjungan favorit, terutama tunggang gajah. Foto Budi
Libur Lebaran KBS Dipadati 15 Ribu Pengunjung
Selasa, 27-06-2017 | 13:05 wib
Oleh : Budi Prakoso
Surabaya pojokpitu.com, Saat libur lebaran, sejumlah lokasi wisata dipadati pengunjung. Salah satunya di Kebun Binatang Surabaya, ribuan pengunjung dari berbagai kota memadati KBS.

Di Kebun Binatang Surabaya jumlah pengunjung mencapai 15 ribu orang dan mengalami peningkatan. Apalagi pihak management memberikan sajian arena satwa untuk pengunjung di liburan lebaran 2017 ini.

Arena satwa paling banyak diminati pengunjung adalah tunggang gajah, dan kereta onta. Salah satu pengunjung tunggang gajah , Fery mengaku baru pertama kali ini menikmati tunggang gajah. Selain unik, yakin di daerah lain belum ada. "Saat ini koleksi Kebun Binatang Surabaya juga menjadi lebih banyak dan lokasinya lebih bersih," kata Fery.

Sementara itu Lely , Humas Kebun Binatang Surabaya, data jumlah pengunjung mengalami peningkatan hingga 20 persen jika dibandingkan liburan lebaran pada tahun lalu. Saat ini jumlah pengunjung mencapai 15 ribu orang.

"Pengunjung berminat ke KBS karena telah memberikan suguhan berbagai arena pertunjukkan binatang," kata Lely.

Selain itu, harga karcis Rp 15 ribu sangat terjangkau bagi para pengunjung untuk menikmati berbagai wahana permainan sekaligus binatang. (pul)





Berita Terkait


Resmi, Satwa Baru Penghuni KBS Surabaya Bernama Sarinah

Belasan Ribu Pengunjung Padati Kebun Binatang Surabaya

KBS Kembali Tambah Koleksi Satwanya

Dewan Minta Pemkot PTFSS Islah Dalam Pengelolaan KBS


Pemkot Kalah Gugatan, PTFSS Kelola KBS

Akhiri Libur Panjang, KBS Diserbu Pengunjung

Musim Kemarau , Perilaku Satwa KBS Berubah

Masa Berakhirnya Liburan, KBS Masih Diserbu Pengunjung
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber