Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Antisipasi Aksi Teroris, Kapolda Instruksi Jajaran Lebih Waspada
Senin, 19-06-2017 | 21:18
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Dua terduga teroris yang diamankan Tim Densus 88 Anti Teror di Surabaya dan Malang siang tadi merupakan kelompok jaringan Jamaah Anshorut Daulah ( JAD ).

Aktivitas mereka sudah dipantau sejak lama. Terkait tertangkapnya dua terduga teroris ini, Kapolda Jatim menginstruksikan kepada jajarannya agar lebih waspada saat mengamankan lebaran. 

Hal ini disampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Machfud Arifin, usai memimpin giat apel Operasi Ramadniya Semeru 2017 di halaman Mapolda Jatim sore tadi. 

Kapolda jatim juga menghimbau kepada jajarannya agar waspada untuk tidak lagi kecolongan seperti kejadian di Lamongan dan Tuban pada beberapa waktu lalu, mengingat personilnya bakal disibukkan dengan pengamanan Lebaran. 

Sementara, pasca penangkapan terduga teroris, pengamanan jelang Lebaran maupun arus mudik dan balik akan diperketat, terutama di tempat wisata maupun perbelanjaan. Dalam Operasi Ramadniya Semeru 2017, Polda Jatim akan menerjunkan 12 ribu personil dibantu dengan polres jajaran.(end) 


Berita Terkait

08-08-2017 | 10:55
TNI AL Gelar Latihan Penanggulangan Aksi Terorisme di Laut
11-07-2017 | 10:17
Ali Fauzi Ajak Masyarakat Perangi Aksi Terorisme
03-07-2017 | 20:45
Lawan Aksi Terorisme, Polres Mojokerto Bentuk Garda Mojopahit
19-06-2017 | 21:18
Antisipasi Aksi Teroris, Kapolda Instruksi Jajaran Lebih Waspada

25-05-2017 | 19:08
NU Kecam Aksi Terorisme dan Radikalisme
11-04-2017 | 10:12
Pemuda Muhammadiyah Kecam Aksi Terorisme Tuban
30-06-2016 | 10:38
Pengamanan Mudik, Polisi Waspadai Aksi Terorisme
16-01-2016 | 16:26
Polda Jatim Gelar Apel Siaga Satu Pasca Terjadi Aksi Teroris di Jakarta

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber