Berita Terbaru :
3 Warga Ponorogo Positif Virus Corona Merupakan Cluster Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
   

Nelayan Hilang Belum Ditemukan, Warga Diminta Waspadai Ombak Besar
Peristiwa  Senin, 12-06-2017 | 23:35 wib
Reporter : Sujarismanto
Pacitan pojokpitu.com, Berdasarkan pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pacitan, perubahan cuaca khususnya di perairan Pacitan berlangsung singkat.

Bahkan masa keberlangsungan cuaca ektrem bertambah hingga lima hari ke depan dengan ketinggian ombak mencapai 3-5 meter. 
Puncak cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada hari Kamis mendatang. Selain ketinggian gelombang laut mencapai 5 meter, angin dari timur ke barat berhembus kencang dengan kecepatan mencapai 25 hingga 35 kilometer perjam. 

Kondisi ini harus disikapi serius oleh masyarakat yang beraktivitas di perairan terutama nelayan. Jangan sampai kecelakaan laut yang menimpa dua nelayan Ngadirojo, terulang. Apalagi hingga Senin sore, korban hilang belum juga ditemukan. Ini disampaikan Ratna Budiono, Sekretaris BPBD Pacitan. 

Cuaca ekstrem di perairan Pacitan ini terjadi sebagai tanda pergantian musim hujan ke musim kemarau. 

Pada masa pancaroba, perubahan cuaca berlangsung secara singkat,sehingga meningkatkan kewaspadaan diri menjadi pilihan bijak bagi masyarakt yang beraktivias di perairan demi terhindar dari potensi kecelakaan laut.(end)




Berita Terkait

Gelombang Tinggi Menghambat Pencarian Nelayan Hilang

Perahu Pecah Dihantam Ombak, Satu Nelayan Dinyatakan Hilang

Seorang Nelayan Pamekasan Hilang Saat Berangkat Melaut

Menebar Jaring Ikan, Nelayan Panarukan Terjatuh ke Laut
Berita Terpopuler
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  2 jam

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  3 jam

6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Covid-19  3 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  2 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber