Berita Terbaru :
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Setelah 2 Tahun Dirawat, Harimau Muli Dilepas Liarkan
Mlaku - Mlaku  Senin, 12-06-2017 | 12:00 wib
Reporter : Iman Pujiono
Pelepasan dilakukan oleh panglima TNI Gatot Nurmantyo dan pendiri Arta Graha Peduli Tomy Winata di Kawasan Kawasan Pesisir Barat Tambling Lampung Sumatra. Foto Iman
Lampung pojokpitu.com, Persiapan pelepasan satwa liar ke habitatnya tidak tiba-tiba. Berbagai persiapan dilakukan, khusunya untuk harimau Sumatra yang bernama Moli. Sebelumnya menjalani Moli dikarantina di Tiger Rescue Center TWNC selama 2 tahun akibat luka parah di perutnya.

Dengan pengawasan ketat dari tim dokter rescue center,   luka Moli yang parah berhasil sembuh dan kembali normal. Dokter menyatakan, jika anak harimau yang kini berumur 2,5 tahun ini, siap dikembalikan ke habitat liarnya di hutan Sumatra.

Para awak media yang diajak menyaksikan pelepasan, sudah tiba satu hari dengan  menempuh perjalanan laut dari  dermaga Pulau Bule , Bandar Lampung Sumatra Selatan, dengan perjalanan seama 4 jam mengunakan kapal laut.

Sekitar,  pukul 10.00 Wib Sabtu pagi, harimau Sumatra Moli siap dilepas liarkan dari kandangnya. Pelepasan dilakukan oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan pendiri Arta Graha Peduli Tommy Winata.

Saat pintu kandang dibuka oleh Panglima TNI Gatot Nurmanyto, Moli tak kunjung keluar kandang. Tak lama kemudian Moli keluar kadang dan langsung menuju hutan belantara.

Usai pelepasan harimau, berlajut pelepasan burung kacamata dan burung elang.

Serta sebanyak 7 ekor penyu ukuran besar, juga dilepas liarkan di laut kawasan laut konservasi TWNC oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan pendiri Arta Graha Peduli serta para undangan.

Dalam kesempatan tersebut Panglia TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, hutan konservasi sangat diperlukan untuk keseimbangan alam.

Pasukan TNI pernah mengunakan lokasi ini untuk latihan militer. "Namun hutan bukan hanya untuk tempat laihan bagi pasukan TNI saja, tetapi juga untuk lebih mengenal flora dan fauna," kata Jendral Gatot Numantyo Panglima TNI

Sementara, fonder Arta Graha Peduli Dan Tommy Winata dalam kesematan tersebut menjelaskan,  perlunya menjaga kelestarian alam, baik floran maupun fauna. "Pelepasan harimau Moli ini merupakan  tugas kita untuk melestarikan fauna, dan kita semua wajib menjaganya," kata Tommy Winata.

Kawasan konservasi seluas 48 ribu hektar tersebut , dikelola oleh manajemen TWNC di bawah Yayasan Artagaha Peduli, bekerja sama dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan  Balai Konservasi Suberdaya Alam BKSDA Lampung di bawah bimbingan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Dengan mandat menjaga kelestraian flora dan fauna.

Berita Terkait

Tiger Day Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Pupulasi Harimau Sumatra

Khofifah Berinama Tiga Bayi Harimau Putih Bernama Mony, Bakti dan Nawa

Berbagai Suka Duka Melatih Harimau Sumatera yang Sudah 10 Tahun Bekerja

Harimau Jawa Terekam Kamera TNBTS
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  2 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  3 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber