Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

6 Importer Bawang Putih Terindikasi Lakukan Kartel
Rabu, 07-06-2017 | 06:14 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) meningkatkan status dugaan kartel bawang putih ke tahap penyidikan. Setidaknya ada lebih dari 5 pengusaha atau importer besar bawang putih yang kini tengah disidik.

Aru Armando, Kepala KPPU KPD Surabaya, menyebutkan, peningkatan status pada 6 importer bawang putih, yakni 5 di Surabaya dan 1 di Medan tersebut dikarenakan adanya penguasaan pasar lebih dari 50 persen. 

"Ini mengakibatkan ada kecenderungan memainkan jumlah pasokan bawang putih di pasaran. Indikasi ini membuat harga bawang putih di pasaran mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir," paparnnya. 

KPPU mencatat ada 2 pintu masuk impor bawang putih di Indonesia. Sebanyak 94 persen melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan sisanya melalui Pelabuhan Tanjung Belawan Medan, sehingga indikasi kecurangan importer bawang putih mudah ditemukan. 

Aru Armando menambahkan, saat ini, 97 persen pasokan bawang putih dipenuhi dari impor, sedangkan sisanya diproduksi di negeri sendiri. 

Besarnya angka ketergantungan bawang putih terhadap impor membuat kasus kartel bawang putih mudah terjadi kembali, seperti 2013 lalu.(end) 

Berita Terkait


6 Importer Bawang Putih Terindikasi Lakukan Kartel

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber