Berita Terbaru :
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
   

Tulisan di Facebook Jadi Viral, Afi Tuai Pujian dan Ancaman
Pantura  Minggu, 04-06-2017 | 14:54 wib
Reporter : Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Asa Firda Inaya atau yang lebih akrab dikenal Afi adalah siswi SMA di Desa Ringin Agung, Kecamatan Gambiran sempat menghebohkan dunia maya dengan tulisan yang menjadi viral di Facebook.

Di mata keluarga, Afi dikenal sebagai sosok pendiam dan jarang bergaul dengan teman sebayanya. Siapa sangka karena kegemaranya menulis, gadis berusia 19 tahun tersebut, ini menjadi viral setelah menulis status tentang keberagaman agama yang dipandang kontroversial di tengah isu ramainya rasis.
 
Dalam tulisannya, Afi mengatakan , ia hanya ingin berpesan kepada setiap pemeluk agama boleh dan wajib mengimaninya sebagai agama yang paling benar. Meski demikian, namun jangan saling menyalahkan dan harus saling menghormati satu sama lain untuk menjaga toleransi, karena semua semata-mata hanya karena kehendak Tuhan.
 
Rasa prihatinnya tersebut dituangkan dalam beberapa status yang banyak mendapat respon positif dari para pengguna medsos lain.  Bahkan postingannya sempat dibagikan mencapai lebih dari 10 ribu kali.
 
Di tengah ketenaran gadis asal Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran tersebut juga mengaku, selama ini sering mendapat ancaman karena tulisan itu. Bahkan banyak ancaman, sampai akan dibunuh.
 
Pesan dan ancaman itu diterima melalui berbagai media, mulai dari inbox di Facebook, pesan Whatsapp, hingga telepon langsung. Atas ancaman itu, Afi tidak terlalu merisaukan. Ancaman itu dianggap bentuk tekanan agar berhenti menulis.
 
Menurutnya, orang-orang itu hanya ingin menakut-nakuti agar dirinya berhenti menulis, namun semua itu tidak pernah dihiraukan.
Akun Facebook milik Afi juga sempat dihack oleh seseorang yang tidak suka status tersebut. Namun pada akhirnya akun facebook milik Afi sudah bisa dipakai kembali.
 
Semangat dan perjuangan yang ditulis oleh Afi, membuat para aktivis organisasi putri Nahdlatul Ulama termotivasi dengan tulisan dan ingin terus belajar dari kepribadiannya. Ini diungkapkan Rikanita Ulfa, salah satu aktivis IPPNU.
 
Status Facebook Afi yang menjadi viral, juga berdampak positif bagi sekolah serta para guru dan teman sebayanya. Kini para guru bangga dengan hasil yang diraih oleh Afi. Kebanggaan ini disampaikan Slamet Riyadi, Waka Sekolah Bidang Kesiswaan.

Selain gemar menulis, ternyata Afi juga memiliki hobi membaca sehingga memiliki banyak koleksi buku di rumahnya. Bahkan menurut ibunya, dalam satu minggu, Afi bisa menuntaskan satu judul buku dan selesai dibacanya.
 
Berkat tulisannya, Afi mendapat beasiswa dari pemerintah daerah setempat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.(end)






Berita Terkait

Oleh-Oleh Lebaran Berkah Bagi Pengrajin Lukisan Kaligrafi Limbah Serbuk Kayu

Para Hafiz Al Quran Diminta Mendoakan Keselamatan Bangsa

Bisnis Travel Fotografi Sangat Menjanjikan

Memberdayakan Warga Putus Sekolah Dengan Bisnis Kaligrafi
Berita Terpopuler
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
Mlaku - Mlaku  9 jam

Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Metropolis  8 jam

RDP Soal Program BPNT Memanas
Peristiwa  5 jam

Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Tiga Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup
Pojok Pitu

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Pojok Pitu

Budidaya Bonsai Kelapa Mulai Digemari di Mojokerto
Jatim Awan

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber