Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Opini 

Nasib Patung Pahlawan Kian Terpinggirkan
Minggu, 04-06-2017 | 07:33 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Hari jadi ke 724 tahun, rupanya meninggalkan beberapa catatan penting dengan keberadaan sejarah Kota Surabaya yang kian terlupakan. Bahkan, Pemerintah Kota Surabaya, lupa akan dengan identitasnya sebagai Kota Pahlawan.

Keberadaan simbol - simbol kepahlawanan atau patung pahlawan yang ada dibeberapa ruas maupun taman di kota Surabaya, merupakan salah satu identitas dari perjuangan para pahlawan.

Seperti, keberadaan monumen Wira Buana yang berada di wilayah Wonokromo, yang kondisinya memperihatinkan. Beberapa bangunan juga tampak kumuh tak terawat. Begitu juga patung Petahana Kaliasin di jalan Kombes Pol M Duriat, sudah nampak tak terlihat karena ditutup oleh pos penjagaan lalu lintas.

Selain itu, dipindahkannya patung perjuangan yang berada di perempatan siola. Patung yang menceritakan pertahanan kota dalam perlawanan terhadap sekutu yang mendesak arek - arek Suroboyo mundur ini, tak lagi berada di tempat awal dibangun.

Tidak hanya itu, monumen Gubernur Soryo yang berada di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya ini nasibnya juga sama. Tidak terawat, cat maupun beberapa dindingnya sudah terkelupas. Serta monumen Mayangkara, sekilas patung dengan prajurit menunggangi kuda ini juga tak terlihat karena ditutupi oleh pepohonan. Serta prasasti yang ada di depan Delta Plasa maupun di depan Radio RRI Surabaya.

Di hari jadinya ke 724 tahun, Pemerintah Kota Surabaya, terkesan melupakan sejarah atas keberadaan patung pahlawan tersebut. Bahkan, begitu ironis, simbol - simbol kepahlawanan ini akan tersisih, ditengah perkembangan Kota Surabaya yang terus membangun kotanya menjadi kota metropolitan.

Rupanya Pemkot Surabaya, lebih mementingkan mempercantik dan membangun taman kota-nya, dari pada memperindah patung pahlawan yang selama ini menjadi identitas kota Surabaya sebagai kota pahlawan.

Dengan kondisi seperti ini, terus siapa lagi yang bisa mengembalikan simbol - simbol kepahlawanan ini menjadi indah dan terawat, jika bukan pemerintah Kota Surabaya sendiri. (pul)




Berita Terkait


Tim Labfor Polri Olah TKP Patung yang Dirusak

Pasca Pengrusakan, Aktifitas Pura Masih Normal

Ada Provokasi, 3 Patung Suci Umat Hindu Dirusak Orang Tak Dikenal

Persiapan Imlek, Patung Dewa Perang di Klentheng Tuban Direnovasi


Pembersihan Patung Dewa Jelang Perayaan Imlek

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Mandikan Patung Dewa

Jelang Imlek, Patung di Klenteng Kwan Im Tong Dibersihkan

Jelang Perayaan Imlek, Ratusan Patung di Klenteng Kwan Im Tong Batu Dibersihkan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber