Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Life Style 

Alat Musik Tradisional Asli Indonesia
Sabtu, 18-04-2015 | 12:00 wib
Oleh : Pulung Aji
pojokpitu.com, Indonesia memiliki beragam macam alat musik tradisional. Pada di era sekarang, alat musik di Indonesia mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Inilah beberapa alat musik tradisional Indonesia yang mendunia.

1.Angklung 
Angklung adalah alat musik multitonal bernada ganda, yang secara tradisional  berkembang dalam masyarakat berbahasa Sunda di Pulau Jawa  bagian barat. Alat musik ini dibuat dari bambu,  dibunyikan dengan cara digoyangkan, sehingga menghasilkan  bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Angklung terdaftar sebagai karya agung warisan budaya lisan dan nonbendawi manusia dari Unesco sejak November 2010.

2.Sasando 
Sasando adalah sebuah alat instrumen petik musik. Instumen musik ini  berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.  Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam Bahasa Rote, Sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau  berbunyi. Konon Sasando digunakan di kalangan masyarakat rote sejak abad ke-7. Bentuk Sasando ada miripnya dengan instrumen petik lainnya seperti gitar, biola dan kecapi. Bagian utama Sasando berbentuk tabung  panjang yang biasa terbuat dari bambu. Lalu  pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana senar-senar yang direntangkan di tabung, dari atas kebawah bertumpu. Ganjalan-ganjalan ini memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar. Lalu tabung Sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Wadah ini merupakan tempat resonansi Sasando.
       
  
3.Kecapi 
Kacapi parahu adalah suatu kotak resonansi yang bagian bawahnya diberi lubang resonansi untuk memungkinkan suara keluar. Sisi-sisi jenis kacapi ini dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai perahu. Di masa lalu, kacapi ini dibuat langsung dari bongkahan kayu dengan memahatnya. Untuk kacapi ini, tiap dawai diikatkan  pada suatu sekrup kecil pada sisi kanan atas kotak. Mereka dapat ditala dalam berbagai sistem ,pelog, sorog atau madenda, atau salendro. Saat ini, kotak resonansi kacapi dibuat dengan cara mengelem sisi-sisi enam bidang kayu.

4.Gamelan 
Gamelan adalah grup musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk  pada instrumennya atau alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata gamelan sendiri berasal dari  Bahasa Jawa, gamel, yang berarti memukul atau menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat di  pulau Jawa,Madura,Bali, Dan Lombok di Indonesia dalam berbagai jenis ukuran dan  bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini, dan di Jawa lewat abad ke-18, istilah gong lebih dianggap sinonim dengan  gamelan. Kemunculan gamelan didahului dengan budaya Hindu - Budha yang mendominasi Indonesia  pada awal masa pencatatan sejarah, yang juga mewakili seni asli Indonesia. 

Instrumennya dikembangkan hingga bentuknya sampai seperti sekarang ini. Perbedaannya dengan musik India, satu-satunya dampak ke-India-an dalam musik gamelan adalah bagaimana cara menyanikannya. Dalam mitologi Jawa, gamelan dicipatakan oleh sang hyang guru  pada era saka, dewa yang menguasai seluruh tanah Jawa, dengan istana di gunung Mahendra di Medangkamulan (sekarang Gunung Lawu). Sang Hyang Guru pertama-tama menciptakan gong untuk memanggil para dewa. Untuk pesan yang lebih spesifik kemudian menciptakan dua gong, lalu akhirnya terbentuk set gamelan 
  
  
5.Rebab 
Rebab  bisa disebut juga rebap,rabab , rebeb , rababah , atau al-rababa adalah jenis alat musik senar yang dinamakan demikian paling lambat dari abad ke-8 dan menyebar melalui jalur-jalur perdagangan Islam yang lebih banyak dari Afrika Utara, Timur Tengah,   bagian dari Eropa, dan Timur jauh. Beberapa varietas sering memiliki tangkai di bagian bawah agar rebab dapat bertumpu di tanah, dan dengan demikian disebut rebab tangkai di daerah tertentu, namun terdapat versi yang dipetik seperti kabuli rebab (kadang-kadang disebut sebagai  robab atau rubab). ukuran rebab biasanya kecil, badannya bulat, bagian depan yang tercakup dalam suatu membran seperti perkamen atau kulit domba dan memiliki leher panjang terpasang. Ada leher tipis panjang dengan pegbox pada akhir dan ada satu, dua atau tiga senar. Tidak ada papan nada. alat musik ini dibuat tegak, baik bertumpu di  pangkuan atau di lantai. Busurnya  biasanya lebih melengkung daripada biola. (pul)


Berita Terkait


Bekraf Gelar Workshop Musikologi Untuk Musisi Lokal

Jazz Gunung Ijen Kembali Digelar, Para Penampil Sukses Hibur Pengunjung

Deolipa Project Persembahkan Lagu untuk Yogyakarta dan Surakarta

Festival Musik Islami 2019 Digelar Disparbud Trenggalek


Hendak Hadiri Undangan Perpisahan Sekolah, Kru Musik Gambus Tewas Tertabrak Truk

Festival Musik Islami 2019 Digelar Disparbud Trenggalek

Ingin Lestarikan Tradisi, Puluhan Peserta Ikut Musik Patrol

Serunya Lomba Musik Islami Di Kampung Ramadhan JTV

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber