Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
 

Lokasi Embong Malang ditutup karena telah dipadati ribuan masa Bonek. Foto: Alfian Noorohman
Ribuan Bonek 1927 Merangsek Arena KLB PSSI
Sabtu, 18-04-2015 | 10:15 wib
Oleh : Edwin Jaka
Surabaya pojokpitu.com, Aksi protes terhadap pelaksanaan KLB PSSI mulai mengalir. Ribuan Bonek Mania 1927 berbondong-bondong merapat dari Jalan Tunjungan menuju Hotel JW Marriott di Jalan Embong Malang, tempat digelarnya Kongres.

Sekitar 7 ribu massa dari seluruh organisasi bonek pendukung Klub Persebaya 1927 turun ke jalan.  Mereka mengatasnamakan Presidium Bonek 1927 memprotes penyelengaraan KLB PSSI.

Dengan membawa bendera berlogo bonek dan spanduk berukuran raksasa, ribuan massa mulai mendekati Hotel JW. Marriott.

"Sekitar 7 ribu massa sudah di lokasi. Tinggal menunggu kawan-kawan dari Tapal Kuda masuk. Sudah dari semalam berada di Surabaya. Tuntutan kami tetap menginginkan agar PSSI dibekukan," terang Ganong, salah satu pendemo.

Sampai berita ini diturunkan, Jalan Embong Malang ditutup karena telah dipadati ribuan massa Bonek. Sekitar 450 personil Kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi acara KLB PSSI.

Karena kalah jumlah, penjagaan dilakukan persuasif. Ribuan pendemo kian bertambah jumlahnya ketika massa bonek keluar dari kampung-kampung untuk bergabung menjadi satu dengan para pendemo.(pul)



Berita Terkait


Ketua KPSN Pastikan KLB PSSI di Kalimantan pada 2 November 2019

Arema FC Ingin Anggota KP dan KBP di KLB PSSI Harus Kredibel dan legal

Jelang KLB, PSSI Butuh Figur yang Independen dan Profesional

Yuli Sumpil Bebas Dari Sanksi PSSI


PSSI akan Bahas Protes Persebaya Terkait Wasit

PSSI Jatim Kebut Gelaran Kompetisi Liga 3

40 Team Ikuti Kompetisi Liga 3 Asprov PSSI Jatim 2019

Jelang KLB, PSSI Butuh Figur yang Independen dan Profesional

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber