Berita Terbaru :
Hasil Pembubaran Massa Minimalisir Penyebaran Covid-19, Polda Telah Bubarkan 19.260 Orang
Umat Muslim Lamongan Diperbolehkan Sholat Jumat di Masjid
Sekolah Diliburkan, Siswa Sekolah Swasta Tetap Bayar SPP
Diseruduk Avansa, Ibu Anak Tewas, Ayah Kritis
BPJS Kesehatan Akan Kembalikan Selisih Kelebihan Iuran Bulanan
ITS Bagi - Bagi Nasi Bungkus Gratis Untuk Driver Ojol
Puluhan Warga Binaan Lapas Kelas 2B Ngawi Bebas
Setiap Hari RS Unair Menghabiskan 100 APD
PWI Lamogan Bagikan Ratusan Masker ke Penguna Jalan
Alhamudillah, 8 Orang Pasien Positif Corona Asal Magetan Sembuh
Dampak Corona Ratusan Narapida Kelas 2B di Probolinggo Bebas
Opresi Pekat, Puluhan Tersangka Kasus Kriminal Ditangkap Polisi Lumajang
OJK Mendorong Semua Industri Keuangan Membantu Meringankan Beban Masyarakat
Petugas Periksa Kesehatan Warga yang Masuk ke Jatim
Razia Kost, Amankan Satu Pasangan Bukan Suami Istri
   

Kontes Batu Akik Nusantara di Kediri
Rehat  Sabtu, 18-04-2015 | 09:07 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono
pojokpitu.com, Untuk membudayakan kemilau batu akik dari seluruh wilayah di Indonesia, pemerintah Kota Kediri menggelar kontes batu akik (gemstone) di Gedung Olahraga Joyoboyo Kedirii.. Acara ini diadakan karena komunitas penggila batu akik di Kota Kediri ingin mengenalkan batu-batu akik yang berasal dari Kota Tahu itu.

Satu persatu batu akik diperlombakan dalam acara ini. Batu akik diletakkan di atas meja untuk dinilai oleh para ahli akik dan panitia. Dalam penilaian tersebut memperhitungkan kualitas batu akik. Seperti, serat, keindahan corak, bentuk, dan lain sebagainya.

Salah satu peserta yang menjadi juara umum mengaku tidak begitu rumit dalam merawat batu akik. "Justru rumit saat membuat bentuk dan keunikan saat masih dalam bentuk bongkahan," kata Eko Putranto, juara umum.
 
Kota Kediri bukan salah satu kota memiliki tambang batu yang bagus. Namun, Pemerintah Kota Kediri siap dan suka menjadi tempat berlangsungnya kontes dan pameran batu akik. Menurut Walikota kediri Abdullah Abu Abakar, batu akik merupakan salah satu budaya yang harus dilestarikan. "Diharapkan dengan adanya kontes ini, para seniman batu dapat memberikan prestasi bagi daerah masing-masing. Baik di tingkat nasional maupun internasional," kata Abdullah Abu Abakar.

Peserta kontes batu akik tidak hanya datang dari Kota Kediri, juga dari berbagai wilayah di Indonesia.(pul)




Berita Terkait

Polisi Selidiki Kasus Tumpukan Batu di Perlintasan Kereta Api

PT KAI Daop 9 Jember Akan Tingkatkan Patroli

Diduga Sabotase, Tumpukan Batu Dipasang di Tengah Rel Kereta Api

Hujan Lebat, Kawasan Songgoriti Banjir Lumpur
Berita Terpopuler
Belajar di Rumah Diperpanjang Sampai Dua Minggu ke Depan
Pendidikan  5 jam

Total 6 Orang Positif Covid-19 Asal Magetan Sembuh
Kesehatan  6 jam

Cegah Virus Corona, 1.262 Napi di Jatim Dibebaskan
Hukum  6 jam

Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber