Berita Terbaru :
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
   

Pemilik Percetakan Palsukan Pita Cukai Rokok Dituntut 2 Tahun Penjara
Hukum  Selasa, 23-05-2017 | 14:28 wib
Reporter : Ayul Andhim
Ilustrasi pita cukai rokok palsu
Surabaya pojokpitu.com, Jaringan pembuat pita cukai rokok palsu di Kota Surabaya, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa siang.

Terdakwa Abdul Rahman Setiawan, pemilik percetakan di Jalan Kaca Piring Surabaya, menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum Kejati Jatim.

Dalam tuntutan jaksa, terdakwa dituntut dua tahun penjara, karena terbukti telah membuat pita cukai rokok palsu. Selain dituntut pidana terdakwa juga didenda Rp 800 juta lebih subsider 2 bulan kurungan.

Atas tuntutan jaksa, terdakwa diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan, karena terdakwa tidak didampingi penasehat hukum.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Surabaya juga sudah memutus terdakwa Sanusi, pemilik percetakan yang ada di Jalan Embong Malang dengan putusan 2 tahun 6 bulan, yang merupakan juga jaringan dari terdakwa Abdul Rahman.

Terdakwa membuat pita cukai rokok setelah mendapatkan pesanan dari Daniel, yang saat ini masih buron. 

Akibat kejadian ini negara dirugikan milyaran rupiah.(end)

Berita Terkait

Pemilik Percetakan Palsukan Pita Cukai Rokok Dituntut 2 Tahun Penjara
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  6 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  12 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  5 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber