Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

50 Persen Jalan Rusak Akibat Proyek Negara
Sabtu, 20-05-2017 | 02:15
Oleh : Achmad Syarwani,
Nganjuk pojokpitu.com, Sekitar 50 persen jalan Kabupaten Nganjuk rusak parah, akibat dilalui oleh kendaraan proyek Tol Trans Jawa dan pembangunan dobel track rel kereta api. Salah satunya jalan yang ada di Desa Bungur Kecamatan Sukomoro Nganjuk.

Di samping jalan yang rusak, jembatan desa juga rusak, dan terpaksa dibongkar warga, karena rusak akibat dilalui oleh truk dengan muatan batu dan tanah.

Warga pun geram dan mengadukan kepada DPRD Nganjuk. Hingga digelar hearing antara kepala desa, pihak tol, muspida dan pihak DPRD. Hearing ini sempat diwarnai aksi protes karena ada beberapa undangan yang tidak diundang, namun hadir.

Dari hasil hearing itu, disepakati pihak tol akan secepatnya kembali membangun jembatan dan jalan yang rusak akibat dilalui kendaraan proyek, serta bersedia memberikan kompensasi kepada warga terdampak tol sebesar Rp 16 juta per bulan. 

Pihak DPRD melalui Ketua Komisi C, Tatit Heru Cahyono, mendesak kepada Bupati Nganjuk untuk mengeluarkan surat keputusan tentang jalan mana yang bisa dilewati, dan tidak boleh dilewati oleh kendaraan proyek  tersebut.

Di samping di Desa Bungur Sukomoro, jalan rusak akibat proyek itu, juga terdapat di sepanjang Jalan Guyangan Kecamatan Bagor menuju Kecamatan Loceret, dan sejumlah jalan di Nganjuk Kota.(end)

Berita Terkait


Baru Memasuki Musim Hujan, Belasan Titik Jalan Sudah Rusak

Jalan Berlubang, Warga Tanam Pohon Pisang

Akibat Jalan Rusak, Warga Tuntut Tanggung Jawab Pengusaha Galian C

Jalan Bergelombang dan Berlubang Terus Diperbaiki


Kesal Jalan Rusak, Warga Tanami Pisang

50 Persen Jalan Rusak Akibat Proyek Negara

Kesal Jalan Rusak , Warga Tanami Pisang

Jalan Rusak Penyumbang Laka Lantas di Lumajang
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber