Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Lama Membujang, Seorang Pemuda Gantung Diri di Toko Kosong
Kamis, 11-05-2017 | 00:22
Oleh : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Warga Desa Sumber Wudi Kecamatan Karanggeneng Lamongan, Rabu pagi tadi digegerkan dengan aksi nekat seorang pemuda.

Warga Desa Ketawang Kecamatan Karanggeneng Lamongan, ini nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, menggunakan sebuah rantai dengan panjang hampir dua meter di sebuah toko buah yang sudah tidak terpakai.

Pemuda 21 tahun yang bernama Hadi ini, dikenal sebagai sosok pemuda pendiam. Bahkan beberapa hari terakhir ini, tingkah laku Hadi mencurigakan.

Pertama kali korban ditemukan oleh Sundari yang merupakan kerabat korban,  di sebuah toko kosong. Toko tersebut memang sering kali dijadikan tempat beristirahat oleh korban.

Namun saksi kaget saat menemukan Hadi dengan kondisi sudah tidak bernyawa, tergantung di pintu kamar .

Bahkan Sumining, ibu korban, menangis histeris saat melihat anaknya nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis .

Keterangan dari pihak petugas Puskesmas sendiri, diperkirakan korban sudah meninggal hampir 10 jam yang lalu. Hal ini terlihat dengan kondisi tubuh korban yang sudah kaku, saat dievakuasi. Untuk keperluan penyidikan, jenazah korban di bawah ke Puskesmas Karanggeneng Lamongan.(end)
 

 


Berita Terkait


Bagus Adi, Korban PHK Ini Nekat Gantung Diri

Sangat Depresi, Napi Dwi Arianto Tewas Gantung Diri di Lapas Blitar

Diduga Frustasi, Pemuda 22 Tahun Gantung Diri

Ibu Guru Nuryani Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tangga


Karyawati Koperasi Ini Pilih Gantung Diri di Kantor

Depresi, Kakek Sukiman Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tanpa Sebab, Mahasiswa Stain Pamekasan Gantung Diri di Balai Desa

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Seger Pilih Gantung Diri
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber