Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Opini 

Dongeng Tak Sekedar Pengantar Tidur
Rabu, 10-05-2017 | 21:09
Oleh : Nova Sari
pojokpitu.com, " Jika ingin anakmu cerdas, bacakan dongeng tentang peri," Albert Einstein.

Kutipan kata mutiara dari ilmuwan terkenal, Albert Einstein mengingatkan pada orang tua tentang pentingnya mendongeng pada anak. Karena di era saat ini, budaya mendongeng orangtua pada anak mulai ditinggalkan. Kesibukan orangtua bekerja mencari nafkah atau berkutat dengan aktivitas rumah tangga bagi para ibu-ibu membuat orangtua malas mendongeng pada anaknya menjelang tidur.

Terlebih di era serba digital saat ini, semuanya bisa diunduh melalui gawai. Anak diberi gawai, kemudian mereka diminta menonton film tentang dongeng anak, atau membaca cerita anak, maupun dalam bentuk audio cerita tentang anak. Semua bisa dilakukan dengan mudah. Namun apakah sekedar hanya mendengarkan, membaca atau menonton dongeng saja?

Wahai para orangtua, dongeng tak sekedar pengantar tidur untuk anak. Dongeng mempunyai kekuatan sendiri, bila orangtua memahaminya. Dongeng banyak macamnya. Dari dongeng peri, dongeng anak, mitos, fabel, dan sebagainya. Yang menarik mengapa Albert Einstein mengatakan dongeng bisa mencerdaskan anak?

Ada banyak teori tentang dongeng. Dari James Danandjaja, Kamisa, maupun Nurgiantoro. Namun yang menarik, yaitu pengertian dongeng dari Kamisa, yang mengatakan dongeng bentuk karya sastra yang ceritanya tidak benar-benar terjadi/ fiktif yang bersifat menghibur dan terdapat ajaran moral yang terkandung dalam cerita dongeng tersebut.

Yah..dari dongeng yang dibacakan orang tua pada anak (biasanya) menjelang tidur tak sekedar menghibur, namun ada sisipan tentang ajaran moral yang terkandung dalam cerita. Misalnya, cerita putih salju dan ratu yang jahat, atau cerita cerdiknya si kancil saat memperdayai buaya. Cerita tersebut mempunyai pesan moral yang bagi anak mungkin tidak memahaminya. Karenanya orang tua seyogyanya tidak sekedar membacakan saja, namun bisa menjelaskan nilai-nilai moral yang terkandung dalam dongeng tersebut.

Tak harus menggunakan buku, menggunakan e-book pun sah-sah saja. Asal orang tua bisa membawakan cerita kepada sang anak dengan menarik. Ekspresi, Intonasi maupun pendukung lainnya seperti boneka, bisa membantu mengembangkan imajinasi anak tentang dongeng yang dibacakan.

Kenapa waktu menjelang tidur saat yang tepat untuk mendongeng pada anak? Karena saat menjelang tidur, otak anak dalam kondisi gelombang Alfa. Anak akan merasa relaksasi, dan berimajinasi. Kemudian berlanjut ke tahap gelombang theta dan terakhir delta, dimana anak bisa tidur dengan nyenyak. Bermimpi bertemu dengan tokoh dongeng atau ketika dia bangun, ingat dengan pesan moral yang ada dalam dongeng yang sudah dibacakan padanya.

Proses seperti inilah yang menjadi bagian dari hypnoterapi. Secara tidak langsung, dengan dongeng, orangtua melakukan hypnosis pada anak. Apa yang dikatakan orangtua akan membekas di pikiran anak. Sebaiknya menggunakan kalimat-kalimat positif. Ada baiknya pada saat mendongeng ada latar belakang musik lembut.

Begitu banyak dongeng yang beredar di masyarakat. Dongeng seperti apa yang tepat untuk anak? Dongeng yang sesuai dengan usia anak. Pilihlah dongeng yang memotivasi, mengajarkan nilai moral, dan menghibur. Jangan memilih dongeng yang membuat takut anak, sehingga tidur anak menjadi tidak nyaman.

Usia ideal anak untuk mendengarkan dongeng menjelang tidur, sebaiknya sejak dini. Sejak anak mulai belajar bicara. Karena anak akan belajar mengenal kosakata baru dari orangtua, anak akan belajar berimajinasi dari dongeng yang diceritakan, dan yang pasti mendekatkan diri antara orangtua dan anak.

Sesibuk apapun orangtua, hendaknya menyempatkan waktunya untuk mendongeng pada anak. Tak perlu lama untuk mendongeng. Setidaknya lima hingga 10 menit adalah waktu yang ideal. Orangtua bisa membangun komunikasi dengan anak dengan lebih baik.

Mari para orangtua mendongeng pada anak kita . . Sebelum mereka menciptakan dongeng kehidupan mereka sendiri . . Selamat mendongeng.(end)

Berita Terkait


Dongeng Tak Sekedar Pengantar Tidur

Pendongeng Haris Ajari Anak-Anak Pembersih Makam

Antisipasi Dampak, Perang Melawan Gadget Dilakukan


Lestarikan Tradisi, Ibu Ibu di Nganjuk Ikuti Lomba Mendongeng
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Koneksi Gagal Mas query= insert into deteksi_terpopuler (urut,tgl,jam,key_urut_berita,judul_berita,ip,jumlah_baca,perangkat) values ('1157158','2017-11-22','10:22:53','46092','Dongeng Tak Sekedar Pengantar Tidur','54.162.250.227','1','desktop')