Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kunjungi Lokasi Banjir , Mensos Singgung Peta Rawan Bencana
Rabu, 03-05-2017 | 05:26
Oleh : Edwin Jaka
Magelang pojokpitu.com, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendorong pemerintah daerah segera memiliki peta daerah rawan banjir dan longsor.

Peta tersebut nantinya menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk memperbolehkan suatu lokasi di tempati masyarakat atau tidak, selain berguna untuk mengantisipasi dan evakuasi bila bencana datang.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat mengunjungi wilayah terdampak banjir bandang di Dusun Deles, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Selasa. Sebelumnya, Khofifah juga menyempatkan menengok korban selamat di RSUD Tidar, Magelang. 

"Jika memang lokasi banjir dan tanah longsor masuk dalam zona rawan bencana maka seharusnya tidak dapat ditinggali penduduk. Disitulah Pemerintah daerah melakukan fungsi pengawasan," ujar Khofifah. 

Sedangkan terkait opsi relokasi, Khofifah menyampaikan bahwa hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Daerah. Lahan dipersiapkan Pemerintah Daerah, sedangkan Kementerian Soaial memberi bantuan isi hunian tetap berupa perabotan rumah, peralatan dapur, tempat tidur, dan lain sebagainya senilai Rp3 juta. 

Relokasi, menurut dia, penting dilakukan untuk menghindari bencana alam dan kerugian yang lebih besar. Terutama kehilangan nyawa akibat bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. "Daripada terus menerus merasa was-was tertimpa bencana, lebih baik pindah," imbuhnya. 

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah melalui Kementerian Sosial juga akan mengembangkan dan memperbanyak keberadaaan Kampung Siaga Bencana. KSB dimaksudkan untuk mempersiapkan warga di daerah rawan bencana menghadapi bencana alam. Target hingga 2019, berdiri sebanyak 1000 KSB.(end)

Berita Terkait


Tim Pencarian Korban Hanyut, Sisir Kedung Larangan

Pasca Banjir Harga Kebutuhan Pokok Melambung Tinggi

Keluarkan Dana Rp 7 Miliyar Untuk Atasi Banjir Sumenep

Diguyur Hujan 3 Jam, Jalan Protokol Bojonegoro Dikepung Banjir


Empat Kecamatan di Bojonegoro Diterjang Banjir Bandang

Polisi Hibur Anak-Anak Korban Banjir Bandang Pacitan

Cuaca Ekstrim dan Pemukiman Padat, Potensi Banjir Rob Makin Tinggi

Setelah Banjir Rob Surut, 10 Hektar Tambak Rusak
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber