Berita Terbaru :
Dwi Sasono Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Gus Mamak : Ponpes Perlu Pehatian Pemerintah Hadapi Era New Normal
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
PSSI Pastikan Persiapan Timnas U-16 dan U-19 Jalan Terus
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Aspek Kultural Penting Untuk Bangun Ekonomi Jatim
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 15-04-2015 | 21:09 wib
Reporter : Selvy Wang
pojokpitu.com, Aspek Kultural merupakan hal yang penting untuk membangun perekonomian di Jatim, terutama di saat memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat Kuliah Tamu dengan Topik "Strategi Jawa Timur dalam Menghadapi Era Perdagangan Bebas" di Aula Fajar Notonegoro Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga Surabaya, Rabu (15/4).

Ia mengatakan, pembentukan ASEAN didasarkan adanya kesamaan kultural antar anggota di dalamnya. Sehingga dalam pembangunan ekonominya terus memperhatikan kultural negara masing-masing. Tidak hanya memperhatikan keamanan dan kenyamanan dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga perlu memperhatikan kultural.

Menurutnya, kultural juga dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. Selain penegakkan hukum dalam penyelesaian masalah, pendekatan kultural perlu terus dikembangkan. "Kultural bagian penting sebagai solusi berbagai permasalahan," kata Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

Gubernur juga memaparkan tiga hal penting dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015 yakni perbaikan infrastruktur, menaikkan kualitas SDM di bidang keterampilan, serta pelayanan publik  (public service) yang baik.

Dijelaskannya, perbaikan infrastruktur meliputi soft infrastructure seperti pendidikan formal dan informal, maupun hard infrastructure seperti pengembangan transportasi (pelabuhan dan bandara), energi (gas, listrik, panas bumi), infrastruktur (jalan tol dan arteri).

Pembangunan Infrastruktur percepatan JLS dengan alokasi dari APBD per tahun Rp 500 Milyar,  Percepatan pembangunan jalan Tol, perluasan Pelabuhan Tanjung Perak, Pengembangan Bandara Juanda, Bandara-bandara perintis, double track railway.

selama  2014, jumlah SMK Mini yang didirikan sebanyak 70 SMK dengan 1 kelas masing-masing sebanyak 30 anak, per pondok rata-rata 3 kompetensi keahlian. Tahun 2015 ditambah 100 SMK mini. Adapun bidang keahlian yang terdapat di SMK Mini antara lain teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, agrobisnis dan agroteknologi, perikanan dan kelautan, pariwisata, seni rupa dan kriya, serta seni pertunjukan.

Selain itu, Pakde Karwo menegaskan bahwa perlunya ada regulasi yang melindungi untuk melindungi rakyat dan konsumen saat diberlakukannya MEA. Kebijakan perekonomian di Jatim untuk mampu memberikan kontribusi konstruktif atas perekonomian nasional yang berkelanjutan adalah dengan membuat legal framework di bidang perekonomian secara tepat dan dinamis demi terwujudnya kesejahteraan rakyat.(ern)

Berita Terkait

Ketahui Saat Terbaik Pap Smear untuk Deteksi Dini Kanker Serviks?

200 Perajin Kreatif Siapkan Inovasi Demi MEA

Presiden Jokowi Ajak Warga Ponorogo Siap Hadapi MEA

Tanpa Bantuan Pemkab, Industri Hadrah Bondowoso Pesimis Hadapi MEA
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  11 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  9 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  8 jam

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Kelilin...selanjutnya
Life Style  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber