Berita Terbaru :
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
Kondisi Dua Warga Bapak Anak Positif Corona Terus Membaik
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

MACI, kolektor motor gede Klasik dari Jombang
Rehat  Rabu, 15-04-2015 | 16:51 wib
Reporter : Saiful Mualimin
pojokpitu.com, Memiliki barang langka dan unik mungkin bagi sebagian orang menjadi kebanggaan. Seperti halnya komunitas motor gede yang ada di Jombang. Meskipun membutuhkan ketelatenan dan ketekunan untuk menjaganya, mereka tetap mengaku bangga dan senang. Apalagi motor gede ini sudah menjadi hobi yang tidak bisa mereka tinggalkan.

Mereka adalah komunitas yang getol melestarikan motor-motor jadul bernilai sejarah. Yakni  komunitas motor antique club Indonesia, MACI Jombang atau yang biasa disebut Pathak Warak.  

Kecintaan kelompok ini pada dunia otomotif mendorong puluhan warga Jombang menjadikan motor kuno ber cc besar menjadi hobi kebanggaan.
Mereka biasanya berkumpul di rumah Haji Istono di desa Sanan Selatan Mojoagung  di kelurahan Jombatan Mojokerto kota. Koleksi motor kuno para biker Jombang ini sangat lengkap. Semuanya jenis pabrikan Eropa dan Amerika abad ke-19. Rata-rata motor klasik ini, buatan tahun 1940 hingga 1960. Bahkan motor klasik tertua merk Indian buatan Amerika produksi tahun 1913 juga ada. Seluruhnya masih original.

Selain itu ada juga Harley Davidson, BSA, AJS, DKW Matchless dan lain-lain.
Haji Istono penggemar motor gede ditemui pojokpitu.com, Rabu (15/4)  ini mengatakan komunitas ini berdiri sejak tahun 1970-an. Anggotanya dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi. Mulai pegawai swasta hingga pejabat.

Meskipun harga motor klasik ini termasuk menguras isi kantong, tujuan mereka hanya satu yakni untuk melestarikan berbagai motor kuno dan antik, yang selama ini selalu mengiringi perjalanan sejarah perjuangan bangsa.

Selain itu, faktor kenyamanan dan keunikan menjadi motivasi tersendiri untuk bisa memiliki motor jadul berkapasitas silinder 250 hingga 1000 cc.
 

Komunitas MACI Jombang dibentuk bukan sekedar hanya kumpul-kumpul ataupun touring.  Namun, karena sebagai sebuah organisasi MACI juga memiliki aturan dan agenda sosial yang harus dilakukan setiap tahunnya.(fer).
 



Berita Terkait

Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19

Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang

Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan

Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  6 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  10 jam

Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber