Berita Terbaru :
Dwi Sasono Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Gus Mamak : Ponpes Perlu Pehatian Pemerintah Hadapi Era New Normal
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
PSSI Pastikan Persiapan Timnas U-16 dan U-19 Jalan Terus
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Perubahan SKK Migas Jadi BUMN Banyak Kendala
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 15-04-2015 | 16:43 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
pojokpitu.com, Usulan untuk menjadikan Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Khusus di sektor hulu tak dipermasalahkan oleh SKK Migas. Akan tetapi diperkirakan banyak kendala yang harus dihadapi.

Pihak SKK Migas mengaku tidak mengetahui rencana tersebut secara detil karena naskah akademik dan Draf RUU Migas juga belum final. Sehingga belum tahu konsep mengenai rencana bisnis SKK Migas kedepan.

"Selain soal konsep rencana bisnis, faktor yang juga masih menjadi kendala perubahan status SKK Migas menjadi BUMN Khusus adalah format keuangan lembaganya ke depan," jelas Gde Padyana, sekretaris SKK Migas, Rabu (15/4).

Namun, saat ini SKK Migas tengah mengkaji format keuangan yang akan diberlakukan untuk SKK Migas ke depan. Saat ini juga Pemerintah sedang disibukkan oleh penyusunan draf amandemen UU No 22 Tahun 2001 tentang Migas.

Pihaknya menambahkan, saat ini di butuhkan kerjasama antara pertamina dan skk migas untuk mengatasi krisis energi yang di prediksi hanya akan bertahan di tahun 2019 mendatang.(ern)

Berita Terkait

SKK Migas Bantah EMCL Racuni Warga

Rencana Menteri ESDM Ubah SKK Migas Bisa Bikin Masalah Baru

Perubahan SKK Migas Jadi BUMN Banyak Kendala
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  12 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  9 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  9 jam

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Kelilin...selanjutnya
Life Style  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber