Berita Terbaru :
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

Direksi Pertamina Gagal Lepas dari Pengaruh Mafia
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 15-04-2015 | 11:36 wib
Reporter :
www.jpnn.com
Jakarta pojokpitu.com, Kerugian PT Pertamina di awal tahun 2015 selama dua bulan berturut-turut menjadi pukulan telak bagi direksi baru, yang dipilih akhir Desember 2014.

Bulan Januari-Februari 2015, BUMN yang bergerak di sektor minyak dan gas itu sudah rugi sebesar USD 212,3 juta atau setara Rp 2,75 triliun.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Ferdinand Hutahaean menilai, direksi baru tersebut belum mempunyai konsep yang matang untuk memajukan perseroan. Ia pun khawatir, kerugian ini menjadi awal yang lebih buruk untuk nasib Pertamina ke depan.

"Direksi yang baru ini menurut saya kinerjanya menurun, karena memang tidak punya konsep jelas bagaimana membangun Pertamina ke depan. Bahkan untuk sekedar mempertahankan kinerja yang lalu pun tidak mampu. Padahal beban subsidi yang harus ditanggung periode lalu, jauh lebih besar dari yang harus ditanggung periode sekarang," ujar Ferdinand kepada JPNN.com, Rabu (15/4).

Tak sampai di situ, Ferdinand menilai direksi di bawah kepemimpinan Dwi Soetjipto juga gagal dalam melepaskan diri dari pengaruh mafia migas. Direksi Pertamina yang baru, sambung Ferdinand, hanya jago untuk menaikkan harga BBM dan elpiji.

"Direksi Pertamina di bawah Dirut Dwi Soetjipto, gagal memperbaiki kinerja dan gagal melakukan efisiensi. Gagal juga membawa Pertamina lepas dari pengaruh mafia. Ilmu direksi yang sekarang hanya pada impor dan naikin harga. Ini konyol namanya," cibirnya. (chi/jpnn/pul)



Berita Terkait

Pertamina EP Raup Laba Sebesar Rp 8,4 Triliun Sepanjang Tahun 2019

Jelang Nataru, Bagaimana Stok BBM dan Gas Elpiji?

Ezeelink Luncurkan e-Voucher Pertamina

Dirut Pertamina Nicke Widtawati Diperiksa KPK
Berita Terpopuler
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  5 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  4 jam

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
Olah Raga  2 jam



Cuplikan Berita
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Pojok Pitu

Oleng, Truk Muat Jeruk Ambruk ke jalan
Pojok Pitu

Camat Duduksampeyan Didatangi Pemuda Desa Gredek Terkait BLT
Jatim Awan

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber