Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Ibu Rumah Tangga Berlatih Menenun Tradisional
Rabu, 15-04-2015 | 10:01 wib
Oleh : Achmad Sarwani
Nganjuk pojokpitu.com, - Untuk melestarikan kerajinan kain tenun tradisional agar tak kehilangan generasi, sebuah komunitas pencinta tenun di Nganjuk, menggelar pelatihan pembuatan batik kain tenun secara tradisional. Meski terbilang sulit dan butuh ketelatenan, namun banyak ibu-ibu yang tertarik dan berminat mengikuti pelatihan ini.

Di kantor KPU lama Nganjuk inilah, sejumlah ibu-ibu, mengikuti latihan teknik tenun kain secara tradisional. Latihan yang digelar oleh salah satu pencinta batik tenun ini, diminati oleh warga, terutama para ibu-ibu yang masih mencintai seni tenun.

Pembuatan kain tenun tradisional menggunakan teknik yang terbilang sederhana. Namun bagi para pemula, teknik ini tidaklah semudah dalam menyatukan benang-benang hingga membentuk sebuah motif tenun yang berkualitas.

Dibutuhkan ketelatenan, dan kesabaran, terutama kekayaan seni untuk meragi warna benang dan hiasan. Sehingga hasil kain tenun berkualitas dan indah dalam tata warna, serta motifnya.

Seperti yang dirasakan oleh Siti Niamah, warga kelurahan Begadung, kecamatan Kota Nganjuk ini, mengaku kesulitan saat menggabungkan benang secara memanjang dan melintang dengan menggunakan alat tradisional yang terbuat dari kayu. Terlebih saat benang putus, harus disambung kembali.

Menurut Nur Sahrur, instruktur pelatihan, dibutuhkan waktu sekitar sebulan untuk bisa menguasai teknik dalam membuat kain tenun tradisional. Namun pada tataran pemula, ia memastikan dalam satu minggu, peserta sudah bisa membuat hasil karya kain tenun.

Kain hasil tenun memang memiliki kekhasan tertentu. Disamping motif gambar dari olahan benang yang sama ketika dibolak-balik, tenun juga menjadi ciri khas dari sebuah budaya di masyarakat.

Diharapkan dengan pelatihan yang berlangsung hingga minggu depan ini, masyarakat bisa lebih mencintai dan melestarikan kerajinan tenun tradisional. Pemerintah juga diharapkan bisa berperan aktif membantu pelestarian tenun tradisional dengan melakukan promosi dalam penjualan hasil tenun.(pul)


Berita Terkait


Berkah Ramadan, Pesanan Kain Tenun Ikat Bandar Meningkat

Warga Binaan LP Kelas 2A Kediri Ikut Pelatihan Produksi Tenun Ikat

Permintaan Kain Tenun Ikat Naik 40 Persen

Produk Tenun Ikat Kota Kediri Dipamerkan Dalam Doho Street Fashion


Permintaan Kain Tenun Ikat Naik 40 Persen

Coreta Louisa Kenalkan Batik dan Tenun ke Amerika

Busana Casual Perpaduan Batik dan Tenun Dengan Konsep Mix Culture

Produk Tenun Ikat Kota Kediri Dipamerkan Dalam Doho Street Fashion

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber