Berita Terbaru :
Dwi Sasono Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Gus Mamak : Ponpes Perlu Pehatian Pemerintah Hadapi Era New Normal
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
PSSI Pastikan Persiapan Timnas U-16 dan U-19 Jalan Terus
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Berlari Tanpa Alas Kaki Setelah Diterima Menjadi Anggota TNI
Mataraman  Rabu, 15-04-2015 | 08:02 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Rasyki sengaja melakukan aksi ini sebagai wujud janji pada dirinya sendiri. Foto: FB
Madiun pojokpitu.com, Diterima menjadi anggota TNI bisa menjadi sebuah kebanggan tersendiri. Hal tersebut juga dirasakan oleh seorang pemuda asal Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun ini, Rasiki Bagus Mandala Putra, pemuda berusia 19 tahun. Rasiki tinggal bersama ibunya Sumartiah yang berjualan gorengan.

Rasyki yang biasa dipanggil dengan sapaan Gareng ini, mendadak menjadi pembicaraan tetangga serta di jejaring sosial. Pemuda ini membuat sensasi dengan berlari tanpa alas kaki membawa bendera merah putih serta foto Serma Suminto, mendiang ayahnya ke makam sang ayah yang berjarak 500 meter dari rumahnya.

Rasyki sengaja melakukan aksi ini sebagai wujud janji pada dirinya sendiri. Jika diterima menjadi anggota TNI. Rasiki sudah tiga kali gagal lolos dalam tes secata TNI. Namun tekadnya sudah bulat untuk menjadi tentara sejak masih duduk di bangku SMA, seperti mendiang sang ayah yang meninggal dunia Mei 2009 silam.

Selain merasa bangga dengan pekerjaan sang ayah yang terakhir berpangkat Serma, Rasyki juga berharap dengan menjadi anggota TNI, bisa membantu sang ibu yang selama ini berjualan gorengan keliling demi biaya sekolah. Sejak ditinggal suaminya, Sumartiah harus bekerja banting tulang untuk mencari nafkah.

Rasyki berjanji, gaji pertama yang ia terima sebagai anggota TNI, akan disumbangkan kepada panti asuhan dan masjid yang ada di Kota Madiun. (pul)



Berita Terkait

Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan

Tenda Barak TNI Untuk Karantina Pemudik Dari Zona Merah Covid 19

Rekonstruksi Penusukan Oleh Oknum TNI Disaksikan Istri Korban Andre Firmansyah

Merawat Keberagaman Etnis di Surabaya Demi Keutuhan NKRI
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  11 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  9 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  9 jam

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Kelilin...selanjutnya
Life Style  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber