Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Minta Revisi UU, Asosiasi Driver Online Mengadu ke Komisi V
Rabu, 29-03-2017 | 14:53
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Rabu siang, Asosiasi Driver Online yang menaungi perusahaan transportasi online Grab, Gojek, dan Uber, mendatangi DPR.

Pihaknya menyampaikan keberatan, belum adanya payung hukum yang jelas bagi transportasi roda dua. Ini disampaikan Yansen, Ketua Umum Asosiasi Driver Online.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Komisi V, Lasarus, menyampaikan pentingnya regulasi yang jelas dan ada kesepakatan.

Selain itu, revisi Undang - Undang tentang Angkutan Lalu Lintas dan Jalan Raya, memuat mengenai kendaraan roda dua yang dilegalkan menjadi transportasi umum.

Sebelumnya, dalam Peraturan Menteri nomor 32 tahun 2016, tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum, hanya mengatur kendaraan roda empat. Sementara kendaraan roda dua masih belum dilengkapi dengan badan hukum yang jelas.

Selain itu, mereka juga menyampaikan keberatan terhadap peraturan mengenai jumlah kendaraan, penetapan tarif, dan STNK yang berbadan hukum.(end)

Berita Terkait

06-07-2017 | 06:18
Driver Taksi Online Minta Tarif Batas Bawah Sama Dengan Taksi Konvensional
11-04-2017 | 12:45
Dewan Realisasikan Perda Taksi On Line Bersama Pemkot Surabaya
06-04-2017 | 14:07
Wakil Rakyat Ngotot Ingin Atur Taksi Online
30-03-2017 | 21:30
Penentuan Tarif Taksi Online Belum Sesuai Harapan Taksi Konvensional

27-03-2017 | 19:14
Lantamal 5 Pastikan Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online Jalani Pemeriksaan
26-03-2017 | 15:09
Dua Pembunuh Taksi Online Dibekuk, Satu Diantaranya Anggota TNI AL
25-03-2017 | 18:27
Pembunuhan Supir Taksi Online Tertangkap, Ini Kata Kapolres
25-03-2017 | 14:28
Isak Tangis Pecah Saat Jenazah Sopir Taksi Online Disemayamkan

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber