Berita Terbaru :
Sukarela Pemudik Periksakan Kesehatan ke Puskesmas
Baritan Tradisi Tolak Balak Warga Kemloko Usir Covid 19
   

Madiun Umbul Square Revisi Dokumen UKL UPL
Politik  Rabu, 29-03-2017 | 12:43 wib
Reporter : Tova Pradana
Hingga kini pihak Madiun Umbul Square masih belum menyerahkan revisi dokumen UKL UPL untuk kali kedua. Sebab pihak umbul mengaku ingin lebih mematangkan persiapan untuk bisa mendapatkan izin dari pihak DLH Kabupaten Madiun sebagai lembaga konservasi. Foto Tova
Madiun pojokpitu.com, Madiun Umbul Square nampaknya tak ingin gegabah dalam pengajuan dokumen revisi upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL) kepada Dinas Lingkungan Hidup (Dlh) Kabupaten Madiun. Hingga kini masih dalam proses pengerjaan, karena masih banyak dokumen yang harus direvisi .

Menurut Afri Handoko , Direktur Madiun Umbul Square, saat ini pihak Madiun Umbul Square, sedang mematangkan persiapan untuk bisa mendapatkan izin UKL-UPL dari DLH Kabupaten Madiun.

Mengingat, dari pihak DLH Kabupaten Madiun menekankan dokumen tersebut harus mencerminkan pengelolaan sebagai lemabaga konservasi. "Diantaranya pembenahan sarana dan prasarana, yakni seperti kandang satwa, jarak kandang dengan batas pengunjung,  kemiringan lahan untuk memperlancar sistem drainase , dan lain lain,"  kata Afri Handoko.

Selain bakal merombak kandang satwa ,  juga bakal membekali para kiper dengan keahlian.  Hal tersebut guna menjamin keamanan bagi para pengunjung. (pul)

Berita Terkait

Masuk Zona Merah, Akses Gerbang Tol Madiun Diperketat

Isu Tugu Mirip Palu Arit Berdampak Sensitif Bagi Warga Madiun

Ratusan Atlit Jujitsu, Ikuti Kejuaraan Kapolres Madiun Cup

KPU Berharap Tunggu Hasil Penghitungan Resmi
Berita Terpopuler
Baritan Tradisi Tolak Balak Warga Kemloko Usir Covid 19
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber