Berita Terbaru :
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
Program Diskon Pajak Selama Corona Berhasil Meningkatkan PAD Rp 562 Milyar
Kemenko PMK Tinjau Ruang PUPR Untuk Pasien Suspect Covid 19
3 Terdakwa TPA Winongo Divonis 5 Tahun Penjara
   

Lantamal 5 Pastikan Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online Jalani Pemeriksaan
Hukum  Senin, 27-03-2017 | 19:14 wib
Reporter : Arip Purwanto
Surabaya pojokpitu.com, Selama 20 hari ke depan, anggota TNI AL dari Kesatuan KRI Oswal Siahaan atau OWA 354 Lantamal 5, dengan pangkat Klasi II akan menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus dugaan pembunuhan secara sadis terhadap sopir taksi online.

Seperti disampaikan melalui telephone oleh Kadispen Lantamal V Surabaya. Mayor Laut Rohman Arif, bahwa benar adanya salah satu anggotanya dari Kesatuan KRI Oswal Siahaan atau OWA 354 Lantamal 5, dengan pangkat Klasi II, yaitu KMF, pada Sabtu siang lalu telah ditangkap pihak kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena diduga turut serta melakukan pembunuhan terhadap sopir taksi online pada Kamis dini hari lalu.

Paska penangkapan oleh pihak kepolisian di Kota Kediri tersebut, kini tersangka telah dilimpahkan ke pihak TNI AL dan ditahan di POM TNI AL untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Ditambahkan Mayor Laut Rohman Arif, pemeriksaan awal ini akan dilakukan secara 20 hari ke depan untuk mengetahui peran, serta motif perbuatan tersangka. Namun dipastikan pihak TNI AL tidak akan mentolerir bagi siapapun, anggotanya yang terbukti melakukan tindak kriminal, maka akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Terhadap para tersangka, yang salah satunya adalah oknum aktif TNI AL di Lantamal 5 Surabaya ini, polisi akan menjeratnya dengan pasal pembunuhan berencana, dengan hukuman maksimal adalah hukuman mati.(end)


Berita Terkait

Lantamal 5 Pastikan Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online Jalani Pemeriksaan
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  5 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  8 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  6 jam

Mahasiswa Demo Tolak Omnibus Law
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber