Berita Terbaru :
Kebakaran Rumah Nyaris Membakar SPBU
Diduga Korupsi Dana Desa, Kejaksaan Tahan Dua Perangkat Desa Sumberejo
Gadis Bawah Umur Dicabuli Disawah
Sidoarjo Kembali Zona Merah,Kapolresta Sidoarjo Pertayakan Perubahan Tersebut
BKKBN Meminta Pasutri Menunda Kehamilan di Tengah Pandemi Covid 19
Berpura-Pura Beli Es Campur, Janda Anak Satu Nekat Embat Hanphone Penjual
Setiajit Sudah Mengirim Surat Pengunduran Diri ke Gubernur
Penularan Masih Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka Tidak Seharusnya Dilakukan
Ritual Sembahyang Penghormatan Dewa Diwarnai Kericuhan
Joko Widodo Beri Penghargana 22 Tenaga Medis Meninggal Dan Beberapa Tokoh Nasional
Protap Hajatan di Tengah Pandemi Covid 19 Dalam New Normal
Soal Bangli Maospati, Satpol PP Koordinasi Dengan BBWS Solo
Siswa SD Positif Covid-19, Pembelajaran Luring Harus Perhatikan Protokol Kesehatan
Lima Pejabat Mendapatkan Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Dari Gubernur Jatim
Kepala SD Meninggal Akibat Covid 19, 3 Anggota Keluarga Positif
   

Lantamal 5 Pastikan Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online Jalani Pemeriksaan
Hukum  Senin, 27-03-2017 | 19:14 wib
Reporter : Arip Purwanto
Surabaya pojokpitu.com, Selama 20 hari ke depan, anggota TNI AL dari Kesatuan KRI Oswal Siahaan atau OWA 354 Lantamal 5, dengan pangkat Klasi II akan menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus dugaan pembunuhan secara sadis terhadap sopir taksi online.

Seperti disampaikan melalui telephone oleh Kadispen Lantamal V Surabaya. Mayor Laut Rohman Arif, bahwa benar adanya salah satu anggotanya dari Kesatuan KRI Oswal Siahaan atau OWA 354 Lantamal 5, dengan pangkat Klasi II, yaitu KMF, pada Sabtu siang lalu telah ditangkap pihak kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena diduga turut serta melakukan pembunuhan terhadap sopir taksi online pada Kamis dini hari lalu.

Paska penangkapan oleh pihak kepolisian di Kota Kediri tersebut, kini tersangka telah dilimpahkan ke pihak TNI AL dan ditahan di POM TNI AL untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Ditambahkan Mayor Laut Rohman Arif, pemeriksaan awal ini akan dilakukan secara 20 hari ke depan untuk mengetahui peran, serta motif perbuatan tersangka. Namun dipastikan pihak TNI AL tidak akan mentolerir bagi siapapun, anggotanya yang terbukti melakukan tindak kriminal, maka akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Terhadap para tersangka, yang salah satunya adalah oknum aktif TNI AL di Lantamal 5 Surabaya ini, polisi akan menjeratnya dengan pasal pembunuhan berencana, dengan hukuman maksimal adalah hukuman mati.(end)


Berita Terkait

Lantamal 5 Pastikan Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online Jalani Pemeriksaan
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  8 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  19 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  16 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber