Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

pejabat dan masyarakat mengikuti tradisi Alegori, kirab pusaka cikal bakal berdirinya kab. Nganjuk. Minggu (12/4). foto : Achmad Syarwani.
Tradisi Alegori, Kirap Pusaka Sejarah Berdirinya Nganjuk
Minggu, 12-04-2015 | 16:37
Oleh : Achmad Syarwani
pojokpitu.com, Untuk tetap melestarikan budaya Jawa yang hampir punah. Pemerintah kabupaten Nganjuk beserta ribuan warga menggelar tradisi kirap pusaka atau ritual alegori, dengan ditandai mengarak sejumlah pusaka, dan iring iringan mengendarai kereta kencana, serta tari tarian.

Ritual alegori atau kirap pusaka ini, dimulai dengan riring-riringan kereta kuda, yang di tunggangi sejumlah pejabat pemerintah dan warga yang berbusana seperti kerajaan.

Hal ini dimaksudkan untuk mengenang sejarah masa berdirinya Nganjuk. Untuk menarik perhatian warga, sejumlah kereta juga dihias unik dengan mengusung kekayaan alam semesta.  

Boyongan dimulai dari masjid Brebek, sebagai tempat awal berdirinya kabupaten Nganjuk. Singgah di pendopo Nganjuk dan berhenti di gelanggang olahraga Nganjuk yang berjarak sekitar 2 kilometer dari pendopo. 

Sejumlah pusaka diarak seperti tombak, keris, dan pedang, serta sejumlah payung pusaka.
Warga juga di hibur dengan tari-tarian termasuk tari Mungde sebagai simbol kemenangan warga Nganjuk.  

Tradisi tahunan yang digelar ini sebagai bentuk rasa syukur pada yang kuasa dan sebagai bentuk melestarikan budaya Jawa. Tentu saja acara tersebut menarik perhatian warga sekitar, ribuan warga beramai ramai menonton berbagai acara dan pawai.  

Menurut Ainur, warga kelurahan Begadung Nganjuk, ia mengaku senang dan terhibur dengan adanya pawai tersebut. Apalagi pawai untuk tahun ini melewati kelurahan Begadung, sehingga ia tidak harus menuju pendopo yang jaraknya jauh. Warga berharap agar pemerintah  terus melestarikan budaya kirap tersebut, sebagai tanda cikal bakal berdirinya kabupaten Nganjuk.(fer).   



Berita Terkait


Brak...Mahasiswa Unair Asal Ponorogo Tewas di Pucang Anom

Siswa MI Islamiyah Madiun Rancang Robot Penyeberangan Sungai

Penambang Bayar Rp 25 Juta ke Dukun Untuk Ritual Harta Karun

Tabrak Truk Parkir, MR X Tewas Dilokasi


Titiek Suharto: Aku Tidak Minta Restu Pak Jokowi

Tanpa Busana, Model Malaysia Terjun Bebas dari Lantai 20

Inovasi Pengembangan Pertanian Organik Pemuda Pesantren

Dokter Cilik Periksa Gejala Difteri Ratusan Siswa SD
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber