Berita Terbaru :
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Jembatan Putus, Anak Sekolah Harus Memutar Sejauh Satu Kilometer
Mataraman  Selasa, 21-03-2017 | 00:13 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Madiun pojokpitu.com, Sejumlah anak-anak sekolah ini harus memutar ketika pulang dan pergi sekolah, karena biasanya bisa melintasi jembatan yang hanya membutuhkan waktu 10 menit sampai sekolah. Namun kini harus memutar dan membutuhkan waktu 30 menit, dengan jarak putar satu kilometer.

Pelajar ini mengaku, kecewa dengan tidak cepatnya upaya pemerintah untuk segera membangun jembatan itu, serta upaya adanya jembatan darurat demi kelancaran akses penyeberangan.

Hingga saat ini, jembatan masih rusak dan mangkrak. Belum ada penanganan yang serius dan nyata dari dinas terkait. Padahal terdapat banyak retakan yang ada di sisi kanan kiri jembatan. Terlebih jarak jembatan hanya sekitar 20 meter dari rumah warga.

Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan yang menghubungkan anatara Dusun Pacar dan Dusun Pelem, di Desa Sonopatik, Kecamatan Bagor, Nganjuk, tadi malam putus. Diduga akibat tanah di bawah jembatan tergerus air sungai dan tidak kuatnya tiang penyangga jembatan yang hanya berukuran sangat kecil.(end)

Berita Terkait

Jembatan Penghubung 5 Desa di Wilayah Pakisaji Ambrol

Akses Jalan Utama Putus, Ekonomi Warga Terganggu

Sebuah Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Ambrol Tergerus Air

Jembatan Jalur Lintas Selatan Kabupaten Jember Putus
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  30 menit



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber