Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Pakar Teknologi : Kasus Mobil Listrik Bukti Negara Tidak Dukung Inovasi
Sabtu, 11-03-2017 | 09:36
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Sejumlah tokoh hukum, pakar ekonomi dan teknologi menggelar dialog yang bertajuk Menolak Kriminalisasi Kebijakan di MMD Initiative, Matraman, Jakarta Pusat.

Dalam diskusi tersebut pakar teknologi Institut Tekonologi Bandung, Yazid Bindar berharap, pemerintah melihat inovasi sebagai modal jangka panjang pembangunan bangsa. Menurut dia, negara harus memberikan peluang inovasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Bukan malah putra bangsa yang melakukan inovasi dan tidak berhasil berurusan dengan masalah hukum.
 
Dicontohkanya yang paling nyata adalah semangat inovasi untuk membuat mobil listrik yang diinisiasi oleh mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dan inovator Dasep Ahmadi sebagai perancang mobil listrik, namun inovasi itu justru berujung jeratan hukum. 

Yazid mengatakan, "Sebenarnya pembuatan mobil listrik mendapat banyak respons positif dari kalangan kampus dan hal tersebut bisa menjadi sebuah investasi bagi negara dimana sebuah ini masih tersebut bisa direalisasi, meski cukup lama waktunya."
 
Untuk itu, pemerintah diminta untuk memberikan pelindungan bagi masyarakat yang berinovasi di masa depan.
  
Sementara pakar ekonomi Faisal Basri menilai, negara sangat membutuhkan orang-orang yang memiliki semangat untuk menciptakan inovasi dalam membangun ekonomi. Menurut dia, ekonomi Indonesia sulit meningkat karena kurangnya inovasi. 
Dalam membangun ekonomi, negara dinilainya terkesan hanya berdagang tanpa mempedulikan sumber daya alam yang terbatas.

Faisal menilai, tidak ada negara maju yang industrinya tidak maju. Oleh karena itu orang-orang yang dipandang memiliki semangat memajukan inovasi harus didukung penuh.
  
Sekadar informasi, tidak hanya Dasep Ahmadi, tetapi Dahlan Iskan juga menjadi tersangka kasus tersebut. Adapun kasus ini dugaan korupsi pengadaan mobil listrik ditangani oleh Kejaksaan Agung.

Menurut Faisal, tidak sepatutnya gagasan pengembangan inovasi mobil listrik oleh Dahlan dibalas dengan jeratan hukum.(end)

Berita Terkait


Pakar Teknologi : Kasus Mobil Listrik Bukti Negara Tidak Dukung Inovasi

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber