Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Diduga Oknum Penipuan CPNS, Guru Agama Dilaporkan ke Polisi
Selasa, 07-03-2017 | 16:54 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Kasus dugaan penipuan perekrutan calon pegawai negeri sipil di wilayah Kabupaten Madiun kembali terjadi. Ironisnya, calo CPNS tersebut menyasar di daerah daerah pinggiran. Seperti yang dialami Joko Purnomo (33) warga Desa Kecamatan Kare menjadi korban janji manis seorang calo.

Laki - laki penyandang difabel tersebut mengaku, dijanjikan bisa masuk sebagai PNS oleh seorang PNS yang bernama Pandi, warga Desa Sawo Jajar Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Joko Purnomo sudah menyetor uang sebanyak Rp 30 juta sejak tahun 2014. Namun hingga kini tak kunjung mendapat kejelasan.

Tak hanya Joko Purnomo saja, dari informasi yang diterima, sedikitnya di Desa Kare ada lebih dari 7 warga yang dijanjikan oleh Pandi untuk bisa lolos di dalam perekrutan CPNS. Bahkan mereka sudah menyetor uang puluhan hingga ratusan juta rupiah sejak 2014. Demikian diungkapkan AKP Hanif Fatih Wicaksono, Kasat Reskrim Polres Madiun.

Kasat Reskrim menambahkan, jika ada pihak yang dirugikan oleh terlapor yang sama, agar segera melaporkan hal tersebut ke Mapolres. Hal ini bisa sebagai  bahan keterangan tambahan untuk proses penyelidikan.(end) 

Berita Terkait


Tipu Korban Hingga Ratusan Juta, Pelaku Penipuan CPNS Diamankan Polisi Trenggalek

Waspadai Penipuan Berkedok Seleksi CPNS

Janjikan Lulus Tes Cpns Guru Honorer Tipu Puluhan Juta

Tiga Pelaku Penipuan CPNS Ditangkap, Salah Satunya Kepala Desa


Komplotan Penipuan CPNS Madiun Berhasil Diringkus

Polisi Tangkap Pelaku Penipuan CPNS di Kejaksaan

Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 3 Tahun 6 Bulan Penjara

Sidang Penipuan CPNS, Terdakwa Guru SD Mengaku Terjerat Hutang

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber