Berita Terbaru :
3 Pasien Positif Covid 19 Jalani Isolasi Lebih 2 Bulan
Pelaku Pembuangan Bayi Akhirnya Terungkap
Tahap 3, Bantuan Tunai Sosial Terus Berlanjut
Unras Gelar Aksi Tolak RUU HIP
Efektivitas Rendah, Rapid Tes Tak Perlu Berbayar
Kasus Covid-19 di Pacitan Meningkat Tajam, PLTU Jadi Ancaman Kluster Lokal
Akan Ada Revisi Perbup dan Perwali Untuk Percepat Penanganan Covid
Pandemi Covid 19, Kasus Narkoba Meningkat Didominasi Pengedar Lama
Sempat Rawat Inap di Puskesmas Selama 5 Hari, Santoso Tewas di Jalan Setapak Diduga Terpeleset
Polda Jatim Bentuk Satgas Nusantara Amankan Pilkada Di Masa Pandemi
Bakal Dikerjakan II Tahap, Revitalisasi Pasar Watualang Telan Biaya Hampir Rp 4 Miliar
Satpol PP Siap Turunkan Paksa Baliho Bodong
Kepala Bappeda Jatim Saat Ini Sedang Menjalani Perawatan Di Rumah Sakit Dokter Soetomo
Viral Press Ban Harga Rp 600 Ribu
Seorang Santri Gontor Ponorogo Terpapar Covid 19
   

Ini Dia Koleksi Design Terbaru di Surabaya Fashion Trend
Life Style  Senin, 06-03-2017 | 05:33 wib
Reporter :
Surabaya pojokpitu.com, Kecantikan mawar putih yang tengah mekar memberikan inspirasi bagi desainer Dyan Nugra untuk membuat gaun pernikahan. Berbahan dasar tule dengan embroidery dan kilauan swarovski, Dyan resmi mengenalkan gaun pengantin terbaru di ajang Surabaya Fashion Trend (SFT) 2017 yang diadakan di Ciputra World Surabaya.

Untuk pola cutting sendiri, Dyan berkiblat pada Korean style yang mengutamakan gaya simple but chic. Itu ditunjukkan dengan salah satu rancangannya yang berpola tutu dan midi skirt. "Gaya Negeri Ginseng sekarang kembali mewabah di Indonesia. Tren ini lah yang akan terjadi di 2017 mendatang," katanya.

Dalam koleksinya kali ini seluruh warna yang dipilih adalah putih. Sebab warna tersebut melambangkan kesucian dan kesakralan prosesi pernikahan.

Selain Dyan, total ada 21 desainer anggota APPMI Jatim yang turut memamerkan karya. Mereka adalah Denny Djoewardi, Djoko Sasongko, Melia Wijaya, Lia Afif, Elok Re Napio, Sheila Andina, Ayok Dwipancara, Lilik Suhariyati, Estrelita Maya Zefanya, Yuyuk Nurmaisyah, Hanaika Heydi, Kharis Kirani, Lita Berlianti, Dwi Adi, Wiwied Mayasari, Chindra Khirana, Gita Orlin, Anna Budiman, Stephanie Zhang, Melati Tengker, Imam Mustafa, Sisesa, dan Harry Ibrahim. Dua nama terakhir adalah desainer tamu dari Jakarta.   

SFT yang perdana diadakan tahun ini mengangkat tema Global Culture. Menurut Ketua APPMI Jatim Denny Djoewardi, tema itu bertujuan untuk mengusung khasanah warisan budaya Indonesia dan mengangkat nilai luhur yang berkembang di masyarakat. "Kami berharap dengan adanya event ini mampu menjadikan Surabaya sebagai trendsetter fashion di Indonesia," katanya.

Menurut Denny, keahlian dan kemampuan desainer Surabaya tak bisa dipandang sebelah mata. Hampir seluruh lini fashion, baik kebaya, wedding gown, sampai busana muslim, Surabaya memiliki wakil yang mumpuni.

Ajang SFT sendiri rencananya menjadi kegiatan rutin tahunan yang mempertemukan seluruh desainer APPMI Jatim dalam satu panggung. "Karena dengan berkaryalah, kita akan menjadi besar," jelasnya.

Sementara itu, Yusuf Wiharta, bos Viva Cosmetics mengaku salut dengan karya-karya dari desainer Surabaya dan Indonesia. "Karena itu, kami siap mensupport penuh setiap event fashion yang ada di kota ini," jelasnya.

Viva Cosmetics sendiri sebagai pionir kosmetik dan tata rias di Indonesia selama ini memang terlihat concern dalam mendukung perkembangan fashion tanah air. Selain SFT, Viva juga mensponsori ajang Surabaya Fashion Parade dan Exotica Kebaya. "Jangan lupa, kami juga kosmetik yang bersertifikasi halal lho," tutup Yusuf. (JPNN/pda/end)

Berita Terkait

Ini Dia Koleksi Design Terbaru di Surabaya Fashion Trend
Berita Terpopuler
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Peristiwa  8 jam

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Peristiwa  8 jam

Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  11 jam

Sopir Truk Asal Semarang Ditemukan Meninggal di dalam Truk Saat Parkir di SPBU
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber