Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Deklarasikan Stop Kekerasan Anak , Mensos : Waspadai Jaringan Narkoba
Minggu, 05-03-2017 | 16:50 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Dengan melibatkan sejumlah artis ibukota, Kementrian Sosial Republik Indonesia mendeklarasikan Gerakan Stop Kekerasan terhadap Anak-Anak.

Gerakan ini penting dilakukan karena perkembangan kejahatan seksual dan narkoba yang terus mengincar anak-anak sebagai objeknya. Artis sinetron Risti Tagor, Wali Band dan sejumlah artis anak-anak ikut menjadi pembaca deklarasi.
 
Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa yang mendeklarasikan Stop Kekerasan Anak di Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang Jombang, mencontohkan modus baru sejumlah bandar narkoba yang menjadikan anak-anak sebagai pengedar narkoba. 
 
Para bandar itu memanfaatkan celah hukum. Salah satunya, Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) yang memberikan hukuman maksimal bagi anak-anak adalah 10 tahun. Anak-anak itu bisa bebas bersyarat, jika sudah menjalani hukuman 50 persen atau 5 tahun. Celah inilah yang digunakan untuk memanfaatkan anak dengan memberikan iming-iming uang jutaan rupiah. 
 
Kementrian Sosial mencatat, tingkat ekploitasi anak di kurun waktu tahun 2016 ada 358 kasus. Jumlah ini didapatkan dari catatan unit Satuan Bakti Pekerja Sosial (Saktipeksos) sebesar 258 kasus dan telpon Sahabat Anak Kemensos ada 100 kasus. Mereka rata-rata menjadi korban ekploitasi anak dan kekerasan seksual. Angka ini belum yang tercatat di Komnas Anak dan lembaga perlindungan anak lainnya.(end)
 



Berita Terkait


Deklarasikan Stop Kekerasan Anak , Mensos : Waspadai Jaringan Narkoba

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber