Berita Terbaru :
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
Kondisi Dua Warga Bapak Anak Positif Corona Terus Membaik
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

Ratusan Warga Terancam Terendam Banjir Madiun
Politik  Sabtu, 04-03-2017 | 08:08 wib
Reporter : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Ratusan kepala keluarga di Desa Balerejo Kecamatan Balerejo terancam terendam banjir. Pasalnya, tangkis Sungai Jeroan yang tengah ambrol tidak kunjung ada perbaikan.

Kondisi tangkis Sungai Jeroan di Desa Balerejo Kecamatan Balerejo semakin parah. Sejak ambrol pada Agustus 2016 lalu, kerusakan tangkis sungai ini belum ada perbaikan sama sekali. Warga hanya membangun tanggul darurat dari tumpukan sak pasir.

Bambang, Kepala Desa Balerjo mengatakan, kerusakan tangkis sungai ini menjadi tanggungjawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Ironisnya, BBWS Bengawan Solo belum mengambil langkah untuk penanganan kerusakan tersebut. "Bahkan, tumpukan sak pasir sudah banyak yang ambrol akibat gerusan arus sungai," kata Bambang.

Mashudi, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Madiun meminta kepada Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Madiun untuk segera mengambil langkah koordinasi dengan BBWS Bengawan Solo. "Pasalnya, ratusan kepala keluarga di Desa Balerejo bisa terancam banjir jika tidak ada perbaikan tangkis sungai ini," kata Mashudi.

Pihak Desa Balerejo berharap segera ada perbaikan atas kerusakan tersebut. Apalagi, arus sungai jeroan bisa naik sewaktu-waktu karena intensitas hujan yang masih tinggi. (pul)

Berita Terkait

Banjir Rendam Rumah dan Tempat Ibadah

SMPN 2 Nglames Terdampak Banjir Aktifitas KBM Diliburkan

Sungai Meluap, Permukiman Warga Banjir

Banjir Madiun Membuat Akses Jalan Terganggu
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  5 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  9 jam

SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Pendidikan  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber