Berita Terbaru :
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Sindikat Satwa Ilegal dari Papua Mengaku Transaksi di Tengah Laut
Metropolis  Sabtu, 25-02-2017 | 16:46 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Terbongkarnya penyelundupan satwa langka dari Papua ke Surabaya, terus diselidiki satuan reserse kriminal Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Polisi terus mengintensifkan pemeriksaan lima tersangka, yang ternyata sindikat penjualan satwa di Indonesia.

Pemeriksaan lima tersangka penyelundupan satwa ini terus dilakukan di ruang Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Hhasilnya, kelima tersangka ini mengaku sudah tujuh kali menyelundupkan satwa langka dari Papua ke Surabaya. Menariknya, sindikat penyelundupan satwa ini selalu bertransaksi di tengah laut, terutama perairan Madura sekitar Pulau Karang Jamuang.

Transaksi di tengah laut ini dilakukan karena ketatnya pemeriksaan di Pelabuhan Tanjung Perak oleh Kepolisian. 

AKP Ardian Satrio Utomo, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjelaskan, modus sindikat ini yakni mengangkut satwa dari Papua dengan kapal besar. Saat berada di tengah perairan Madura, satwa lalu dipindah ke kapal kayu untuk selanjutnya dibawa ke Surabaya melalui Madura.

Saat ini pihaknya masih memburu penadah satwa-satwa langka ini yang diduga tak hanya di Surabaya, tapi seluruh kota di Jawa Timur. 

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi berhasil menggagalkan penyelundupan satwa langka dari Papua ke Surabaya. Ini setelah polisi menangkap dua kapal di perairan Madura, tak jauh dari Pulau Karang Jamuang. Dan satu kapal motor vertikal di Dermaga Nilam. Dalam penggerebekan ini, polisi mengamankan puluhan anak buah kapal (ABK) serta puluhan jenis satwa langka dari Papua. 

Total dalam penangkapan tiga kapal ini, polisi menyita barang bukti 40 ekor Bayan, 18 ekor Nuri kepala hitam, 7 ekor Queen Queen, 8 ekor Gagak, 6 ekor Kakak Tua jambul kuning dan Raja, 6 ekor Cendrawasih, 4 ekor Kangguru Wallabi, 3 ekor Landak dan 7 ekor Jagal besar dan kecil. Dalam pemeriksaan, polisi akhirnya menetapkan lima tersangka dan mengaku seluruh satwa didapat dari Papua. (mud) 

Berita Terkait

Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar Dilindungi Dibawa Kapal Dari Sulawesi

BBKSDA Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi

Sindikat Satwa Ilegal dari Papua Mengaku Transaksi di Tengah Laut
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  9 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  8 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  7 jam

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber