Berita Terbaru :
Masyarakat Buka Dapur Umum Bagi Keluarga Pasien Terkonfrim Positif Covid 19
Ada 1646 Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Gagal Berangkat
Aniaya Sopir, Petugas Amankan Belasan Anak Punk
Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Tak Pakai Masker, Sejumlah Pemuda Dihukum Hafalkan Pancasila
Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Sebanyak 12 Warga Desa Giripurno Positif Covid-19
Komplotan Begal Belasan TKP Ditangkap, Rata-Rata Pelaku Masih di Bawah Umur
Kasus Positif Covid di Jatim, Sebanyak 1,75 Persen Pasien Balita
Ada Satu Peserta Pelantikan Kepala Sekolah dan Petugas Pengawas Meninggal Dari Mojokerto
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Pemerintah Belum Buka Fasilitas Belajar Mengajar Juli Ini
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo Temukan Cluster Baru Kecamatan Taman Sidoarjo
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Sembuh Dari Covid 19
Eka Eki
   

Polrestabes Bongkar Praktek Mesum Berkedok Salon
Metropolis  Kamis, 23-02-2017 | 17:31 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Praktek pelacuran berkedok salon kecantikan, ternyata masih ada di Surabaya. Ini terbukti saat anggota Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya menggerebek Salon Kecantikan Nikita di Jalan Kebraon.

Usai digerebek, ketiga orang pemilik beserta dua tukang pijat atau massage Salon Nikita ini langsung digelandang ke Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ketiganya adalah Desi, selaku pemilik salon, Tamini, dan Fitri. Keduanya sebagai tukang pijat. Dari penggerebekan ini, polisi menyita barang bukti uang Rp 350 ribu dan buku tamu.

AKBP Shinto Silitonga, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan keberhasilan membongkar praktek mesum di Salon Nikita ini berawal dari informasi bahwa tukang pijat di Salon Nikita bersedia melayani seks. 

Agar tak diketahui polisi, Desi selaku pemilik salon membuat bilik-bilik di belakang salon. Desi mematok tarif Rp 100 ribu untuk layanan seks, dan dibagi masing-masing Rp 50 ribu. Atas informasi tersebut, anggota unit PPA langsung melakukan penggerebekan dan memergoki dua pemijat sedang oral seks dengan konsumennya.

Atas perbuatannya mencari keuntungan dari pelacuran, polisi bakal menjerat pemilik salon dengan pasal 296 dan pasal 506 KUHP dengan pidana maksimal satu tahun empat bulan penjara.(end)

Berita Terkait

Razia Tempat Miras dan Mesum, Petugas Amankan Sejumlah Pemuda

Razia Kos di Siang Bolong, Amankan Pasangan Mesum

Dua Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP

Buka Celana di Alon-Alon, 6 Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  4 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  1 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  42 menit

Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
Malang Raya  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber