Berita Terbaru :
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
   

Kemenpora Tidak Kaget Ada Upaya Suap di Liga Indonesia
Hukum  Kamis, 09-04-2015 | 15:18 wib
Reporter : Iman Pudjiono
www.indopos.co.id
Jakarta pojokpitu.com, Peristiwa penangkapan Johan Ibo terkait dugaan menyuap tiga pemain Pusamania Borneo FC jelang laga kontra Persebaya Surabaya bikin geger dunia bola Indonesia. Rupanya, pemerintah sudah mencium adanya praktek pengaturan skor di kompetisi sepak bola tanah air.

Hal tesebut di katakan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot Dewa Broto, di Kantor Kemetrian Pemuda Dan Olahraga Jakarta.  Mengatakan bahwa pemerintah memang sudah menangkap sinyal kecurangan itu. Kendati mengaku tidak terkejut penyuapan tersebut,  Gatot merasa prihatin dengan terbuktinya upaya suap itu.

"Kemenpora terus memonitor terus perkembangan kasus ini dan menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian.  Meski Johan Ibo dibebaskan pihak kepolisian karena tidak bersalah, semuanya diserahkan ke proses hokum," kata Gatot Dewa Broto juru bicara Kemenpora

Sebelumnya manajemen Pusamania Borneo berhasil menggagalkan dugaan upaya pengaturan skor dan menangkap salah seorang pelaku yang berusaha menyuap tiga pemainnya.

Manajemen PBFC sengaja menjebak para pelaku agar bertemu di sebuah restoran cepat saji di Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Pperistiwa ini sendiri terjadi ketika PBFC dalam masa persiapan menghadapi Persebaya Surabaya . (pul)



Berita Terkait

Suap Pabrik Aqua, Dua Perangkat Desa Dituntut Berbeda

Mantan Ketua PSSI Pasuruan Diadili Penggunaan Dana Hibah

Romy Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 250 Juta

Dirut PT Petrokimia Gresik Diperiksa KPK
Berita Terpopuler
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  4 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  6 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  7 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber