Berita Terbaru :
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
Sebanyak 24 Warga Yang Kontak Fisik Dengan Orang Positif Virus Corona Diisolasi
Perawat Positif Covid 19, Pemkab Tutup Puskesmas Turi
   

Pecahkan Rekor MURI, 30 Ribu Anak Panah Melesat dari 1000 Pemanah
Rehat  Minggu, 05-02-2017 | 05:32 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Bekerjasama dengan Persatuan Panahan Indonesia, salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya menggelar pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Pemecahan rekor ini, yaitu pelepasan 30 ribu anak panah dari 1000 pemanah.

Pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk pelepasan 30 ribu anak panah ini digelar oleh Universitas Narotama (Unnar) bekerjasama dengan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sabtu pagi.
 
Pemecahan rekor ini diikuti oleh sekitar 1000 pemanah dari Perpani Unit Kegiatan Mahasiswa Panahan UNNAR, pelajar SD, SMP, SMA dan umum dari seluruh Jawa Timur. 
 
Jumlah peserta yang mendaftar dalam pemecahan rekor ini melebihi target awal yang semestinya berjumlah 600 orang. Namun antusias peserta, terutama dari para pelajar dan umum, justru melebihi dari yang diperkirakan.

Tujuan pemecahan rekor panahan 30 ribu anak panah ini adalah menunjukkan minat olahraga panahan dan melahirkan bibit pemanah baru yang dibentuk sejak usia dini.

"Pemecahan rekor ini mengalahkan rekor sebelumnya, yaitu rekor memanah 239 peserta dengan 4.830 anak panah di Sumedang, pada 20 Mei 2006 lalu," tutur Sri Widayati, Manager MURI.
 
Dalam acara ini, MURI menyatakan bahwa Unnar dan Perpani telah memecahkan dua rekor MURI sekaligus. Di antaranya memanah sasaran dengan anak panah terbanyak dan waktu memanah terlama, yaitu empat jam tanpa berhenti. Rekor baru memanah ini tercatat di MURI sebagai rekor yang ke 7.811.(end)
 



Berita Terkait

Atlet Puslatda Ikuti LigaPora di Surabaya

Jaring Pemanah, Perpani Jatim Gelar Kejurda Terbatas

Pecahkan Rekor MURI, 30 Ribu Anak Panah Melesat dari 1000 Pemanah

Tidak Masuk Anggota Cabor Perpani, Ketua Perpani Jatim Bubarkan Club Panah
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  10 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  9 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  10 jam

Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Metropolis  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber