Berita Terbaru :
Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
   

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang, Terkendala Cuaca Ektrim
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 03-02-2017 | 16:15 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Hari kedua pencarian nelayan bernama Efendi, warga Kalibutu, Probolinggo yang hilang di Perairan Besuki Situbondo, yang sebelumnya sempat tertunda, karena terkendala cuaca ekstrim.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, polisi perairan dan TNI Angkatan Laut Situbondo, kembali menyisir. Pencarian kali ini menerjunkan dua unit perahu karet .
 
Meski cuaca tengah buruk, berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi, pencarian tetap dilakukan. Namun pada hari kedua pencarian, tim SAR gabungan memfokuskan upaya pencarian di lokasi tenggelamnya kapal .
 
Korban merupakan nelayan ABK Kapal Motor Anugrah, yang tenggelam pada Kamis dini hari kemarin, di Perairan Rumpon 2 mil laut dari Pantai Besuki Situbondo. Korban tenggelam bersama 14 nelayan lainnya yang berhasil selamat, setelah perahu yang yang ditumpanginya terbalik akibat dihantam gelombang tinggi.
 
Pencarian kembali dihentikan Tim SAR gabungan. Jika kondisi cuaca mendukung, pihaknya akan kembali menyisir AKB hilang di Perairan Besuki Situbondo, kata Prahista, dari Tim Basarnas.
 
Cuara buruk yang melanda Perairan Situbondo, juga mengakibatkan ratusan nelayan pesisir Besuki Situbondo, takut untuk melaut. Ratusan kapal dan perahu pencari ikan hanya ditambatkan di pinggir pantai.(end)
 
 


Berita Terkait

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang, Terkendala Cuaca Ektrim

Pencarian Nelayan Hilang Dilakukan Sampai Hari Ketujuh
Berita Terpopuler
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
Life Style  12 jam

Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Peristiwa  5 jam

IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Politik  9 jam

Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Kesehatan  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber