Berita Terbaru :
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
   

Dua Mayat Korban Terseret Arus Sungai, Ditemukan
Peristiwa  Jum'at, 27-01-2017 | 01:33 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi,
Kediri pojokpitu.com, Dua mayat remaja yang hilang terseret air bah di Kabupaten Kediri, Jawa Timur sore kemaren, pagi tadi telah berhasil ditemukan Tim Basarnas dan BPBD setempat. Mditemukan berjarak 15 kilomter dari tempat hilangnya korban. Saat ditemukan mayat korban dalam kondisi telungkup terbenam lumpur.

Tim Basarnas dari Pos Trenggalek dengan dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri ini tengah mengevakuasi mayat korban terseret air bah yang berhasil ditemukan di Dusun Sambirejo Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. 

Kedua jenazah tersebut kemudian dinaikan ke mobil ambulance untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri. Menurut Komandan Tim Oprasi Basarnas Trenggalek, Imam Nahrowi, kedua mayat ditemukan oleh warga yang sedang mencari kayu di pekarangan. 

Lokasi penemuan itu berjarak sekitar 15 kilo meter dari lokasi hilangnya korban. Korban atas nama Sofa (17) ditemukan di utara sungai di pekarangan warga di bawah tanaman pisang dalam kondisi telungkup dan terbenam lumpur, sedangkan korban atas nama Hadi Busro (18) ditemukan di sebelah selatan sungai. 

Menurut keterangan Gunawan, salah satu warga yang pertama kali mengetahui mayat tersebut mengatakan, saat itu ia sedang mencari kayu di pekarangan yang ada di belakang rumahnya. Dari kejauahan ia melihat benda aneh yang dikira kayu  terbenam lumpur, namun saat ia dekati ternyata tubuh manusia. Mengeahui hal tersebut, ia langsung lari dan memanggil warga yang lain.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, ada dua orang remaja hilang terseret air bah saat sedang asik bermain di Sungai Bendo Molah di Dusun Nglempu Desa Parang. Korban bermain bersama 7 orang temannya, 5 orang bisa selamat dan 2 orang hilang terseret arus.(end)

Berita Terkait

Dua Mayat Korban Terseret Arus Sungai, Ditemukan
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  7 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  17 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  19 jam

Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber