Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy. Foto: dok jpnn
Ini Syarat Sekolah Diizinkan Tarik Uang SPP
Kamis, 12-01-2017 | 13:58
Oleh :
JAKARTA pojokpitu.com, Kebijakan sejumlah provinsi yang menarik biaya SPP kepada siswa SMA/SMK dinilai wajar.


Pasalnya, ada aturan yang membolehkan sekolah menarik dana dari masyarakat.

"Nggak masalah bila ada pemberlakuan SPP. Ini sudah diatur di Permendikbud yang intinya sekolah dibolehkan menghimpun dana dari masyarakat asalkan tidak memaksa," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi di kantornya, Kamis (12/1).

Selain tidak memaksa, lanjutnya, tujuan penarikan dana untuk memperkuat pendanaan sekolah dengan semangat gotong royong.

"Saya‎ sudah konsultasi dengan Menkopolhukam untuk jelaskan posisi dan langkah Kemendikbud. Beliau tidak masalah asal resmi dan tidak melanggar undang-undang dan pemanfaatannya untuk pengembangan sekolah serta transparan," terangnya.

Seperti diketahui, sejumlah sekolah mera‎sa keberatan karena provinsi memberlakukan SPP untuk siswa SMA/SMK.

Padahal, saat ditangani kabupaten/kota, SPP digratiskan. (esy/jpnn/pul)‎


Berita Terkait

21-08-2017 | 11:49
Dewan Usulkan Pemkot Gunakan Anggaran SMA, SMK Untuk Bantuan SPP
01-03-2017 | 05:26
Tim Saber Pungli Tangkap Pj Kades Pungut Biaya Perubahan SPPT
22-02-2017 | 20:45
Kepsek Harus Sosialisasikan Pembayaran SPP Lewat Bank, Jika Tidak . .
31-01-2017 | 17:15
Pembayaran SPP SMA/SMK Dilakukan Secara Onlne

25-01-2017 | 10:35
Dengan Putusan SPP, Beban Ortu Siswa SMA/SMK Lebih Ringan
22-01-2017 | 19:44
SMA/SMK di Surabaya Telah Lakukan Sosialisasi Besaran SPP
12-01-2017 | 13:58
Ini Syarat Sekolah Diizinkan Tarik Uang SPP
12-01-2017 | 13:52
SPP Mahal, Mahasiswa Jombang Tuntut Transparansi Anggaran

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber