Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Lagi, Napi Teroris Dipindah ke Lapas Kelas IIB Lamongan
Selasa, 10-01-2017 | 20:18
Oleh : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Lagi-lagi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lamongan menerima limpahan atau pemindahan seorang narapidana kasus terorisme.

Napi yang bernama Galih Aji Satria alias Galih Alias Goli (37) tahun, warga Desa Wonocolo Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tersebut, dipindahkan dari Lapas Kelas IIB Kota Pasuruan, setelah kedapatan merakit bom di dalam kamar lapas.

Di dalam kamar tahanan, petugas menemukan seperangkat alat berupa kabel, handphone dan beberapa alat lain yang akan digunakan untuk merakit bom, sehingga temuan itu ditangani oleh Densus 88.

Saat ini di Lapas Kelas IIB Lamongan ada 3 orang narapidana kasus terorisme. Sebelum Galih Aji Satria, di Lapas Kelas II-B Lamongan pada 2016 telah menerima dua narapidana kasus terorisme, yakni Toni Sarunggolo alias Fadil, Warga Desa Kentong, Kecamatan Glagah, Lamongan, dan Saefudin Muhtar, warga asli Bima Nusa Tenggara Barat, yang dipindahkan dari Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta pada 8 Desember 2016.(end)
 
 


Berita Terkait

10-01-2017 | 20:18
Lagi, Napi Teroris Dipindah ke Lapas Kelas IIB Lamongan
09-01-2017 | 12:41
Gak Kapok, Napi Teroris Ini Berulah di Lapas Kota Pasuruan
05-01-2017 | 12:08
Napi Teroris Di Lapas Kelas 2A Bojonegoro Mencoba Kabur
04-08-2016 | 06:22
Pos Khusus Ini untuk Pantau Napi Teroris di Dalam Lapas

27-01-2016 | 16:23
Dapat Kiriman Napi Teroris, Lapas Tulungagung Intensifkan Pembinaan Terhadap Warga Binaan
21-09-2015 | 17:16
Diduga Bom, Petugas Sita Kotak Dari Napi Teroris Lapas Pamekasan
17-09-2015 | 19:02
Lagi, Lapas Madiun Terima 2 Napi Teroris
11-09-2015 | 11:37
Ajarkan Faham Radikal, 4 Napi Teroris di Lapas Sidoarjo Dipindah

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber