Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Ilustrasi siswa sekolah. Foto Tova
Biaya SPP Bengkak, Siswa Madiun Terancam Putus Sekolah
Sabtu, 07-01-2017 | 13:35
Oleh : Tova pradana
Madiun pojokpitu.com, Kebijakan penarikan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) yang dibebankan kepada orang tua siswa SMA, SMK yang dikeluarkan oleh Gubernur, akan membuat angka putus sekolah di Kota Madiun meningkat .

Pertanggal 4 Januari 2017 kemarin,  Gubernur Jawa Timur Soekarwo telah resmi mengeluarkan surat edaran  terkait standar sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP) SMA, SMK Negeri di Jatim tahun 2017 .

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Madiun Eddie Sanyoto mengatakan, selama ini program pemerintah kota menerapkan wajib belajar 12 tahun secara gratis sudah berjalan cukup baik .

"Mutu pendidikan di Kota Madiun bisa merosot dan berdampak pada meningkatnya angka putus sekolah, jika Pemda tidak berbuat banyak pasca diambil alihnya status SMA SMK oleh pemerintah provinsi. " kata Eddie.

Sementara itu, Seketaris Daerah kota Madiun Maidi memastikan bahwa, bantuan wajib belajar hingga 12 tahun yang selama ini digulirkan Pemerintah Kota Madiun dipastikan tidak dapat dilaksanakan kembali. (pul)
 


Berita Terkait

26-04-2017 | 12:52
Indahnya Sekolah di Atas Bukit, Namun Sangat Minim Siswa
26-04-2017 | 02:16
Sekolah Tertimpa Pohon, KBM Ditiadakan Siswa Bersih-Bersih
25-04-2017 | 12:24
Anak Anak Berjuang ke Sekolah Harus Melewati Sungai
22-04-2017 | 17:43
Diterjang Angin, Satu Ruang Sekolah Ambruk

14-04-2017 | 08:45
Kurang Sarana, Sekolah Banyak Pinjam Komuter Dari Wali Murid
12-04-2017 | 21:46
Tiga MA Gelar UNBK di Mts, Sekolah Liburkan Siswanya
10-04-2017 | 15:51
UNBK SMA, Sekolah Yakin UNBK Bakal Berjalan Lancar
10-04-2017 | 15:24
Peralatan Minim, 5 MA Numpang UNBK di Sekolah Lain

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber