Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Menjahit dengan Satu Tangan, Seorang Difabel Menghidupi Keluarga
Sabtu, 07-01-2017 | 06:28
Oleh : Shohibul Umam
Bojonegoro pojokpitu.com, Keterbatasan fisik tak menyurutkan semangat Darwoto, seorang warga di Kabupaten Bojonegoro. Meski tertakdirkan harus hidup hanya dengan satu tangan, ia mampu menghidupi lima anggota keluarganya.

Meski sudah digariskan harus hidup hanya dengan satu tangan, Darwoto, warga Desa Dander, Kecamatan Dander, Bojonegoro, tak pernah patah semangat. Bahkan berkat kegigihannya, ia mampu menghidupi anggota keluarganya yang berjumlah lima orang, termasuk dirinya, yakni ibu, adik, istri dan seorang anaknya.
 
Untuk menghidupi keluarganya, Darwoto mengadukan nasibnya sehari-hari dengan bekerja menjahit di rumahnya. Meski hanya dengan satu tangan, namun tanpa canggung semua pekerjaan menjahit ini mampu ia kerjakan dengan baik. Sebagaimana tukang jahit dengan kondisi normal pada umumnya, Darwoto juga menerima pesanan jahitan dari tetangganya.
 
Hal yang tak lazim ini terpaksa harus dilakukan demi keberlangsungan hidup keluarganya. Sebab, karena keterbatasan kondisi fisiknya tersebut, Darwoto mengaku tidak mampu untuk mengerjakan pekerjaan lain, selain menjadi tukang jahit. Dari hasil menjahit inilah, ia gunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
 
Darwoto mengaku, karena minimnya pelanggan yang datang, maka hasil dari upah menjahit ini hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari keluarganya saja, sehingga dari upah menjahit tersebut nyaris tidak ada sisanya untuk ditabung.
 
Karena minimnya peluang pekerjaan dengan kemampuan yang dimilikinya, adik dan ibu Darwoto tak memiliki pekerjaan tetap dan banyak menganggur di rumah. Kalaupun ada pekerjaan ibu dan adik Darwoto hanya bekerja sebagai buruh tani milik tetangganya .
 
Istri Darwoto juga memiliki kondisi fisik serupa dengannya, yakni hanya memiliki satu tangan saja, sehingga, dengan kondisi tersebut tak banyak yang mampu ia kerjakan. Setiap hari kesibukan istri Darwoto ini hanya merawat anak semata wayangnya saja.(end)
 




Berita Terkait


Menjahit dengan Satu Tangan, Seorang Difabel Menghidupi Keluarga

KPU Sidoarjo Sosialisasi Pilkada ke Kaum Difabel


Duh, Miris . . Ibu Difabel dan Bayinya Hidup Miskin

Penyandang Difabel Tuntut Persamaan Hak Pelayanan

Tak Ingin Tertinggal di Era MEA, Kaum Difabel Lahirkan Karya Bernilai Ekonomis

Tukang Sayur Penyandang Difabel Naik Haji
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber